Peralihan ASO, Pemkot Pangkalpinang Siap Bagikan Ribuan STB Kepada Masyarakat

  • Bagikan

Pangkalpinang, Asatu Online – Untuk memastikan peralihan TV analog ke TV digital atau yang disebut sebagai analog switch off (ASO), Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung siap membagikan ribuan Set Top Box (STB) kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang, Sarbini mengatakan, ada sekitar 3.300 STB atau alat mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan pada TV analog yang akan dibagikan kepada rumah tangga miskin.

“Terkait dengan ini (STB-Red) kita sudah mendapatkan alokasi 3.300 unit STB untuk masyarakat yang tergolong membutuhkan,” kata dia kepada awak media, Selasa (7/6/2022).

Sarbini mengungkapkan, walaupun sudah terdata sebanyak 3.300 rumah tangga miskin yang siap menerima bantuan STB gratis hal itu dinilai perlu diverifikasi ulang. Data masyarakat kurang mampu tersebut merupakan data dari Dinas Sosial Kota Pangkalpinang.

Di mana apabila dari ribuan kategori tersebut terdapat masyarakat yang sudah memiliki TV digital atau telah berlangganan televisi kabel, bantuan tersebut akan dialokasikan kepada warga yang lebih membutuhkan.

“Tetapi ini masih perlu diverifikasi, jadi kalau masyarakat TV-nya sudah digital tidak perlu lagi. Misalnya mereka sudah memiliki langganan televisi kabel, itu tidak perlu,” terang Sarbini.

Disamping itu lanjut dia, pihaknya terus melakukan mengevaluasi perkembangan yang ada. Jika data tersebut sudah valid pihaknya akan segera membagikan ribuan STB tersebut. Pembagian STB tersebut akan dikirimkan melalui PT Pos Indonesia. Kominfo juga melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan ASO berdampak minimal di masa transisi.

“Nanti penyalurannya juga melalui PT Pos. Kita hanya memantau, kalau enggak salah akhir bulan ini kita bagikan, kalau tidak berubah,” sebutnya.

Kendati demikian kata Sarbini, Kota Pangkalpinang sendiri belum melakukan peralihan siaran dari TV analog ke digital. Perencanaannya sendiri memang batas peralihan mulai 30 April 2022. Karena beberapa kendala peralihan siaran ditunda hingga 30 Juni 2022. Pemerintah kota sendiri sangat mendukung upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan pelayanan penyiaran televisi agar lebih berkualitas.

Pihaknya optimistis dari beberapa daerah yang masuk ke dalam zona satu seperti Aceh sendiri sudah sukses. Terlebih saat ini TV masyarakat Pangkalpinang sudah mendukung untuk perubahan siaran ke digital semua.

“Saat ini kita harusnya masuk gelombang pertama 30 April 2022. Tetapi diperkirakan pengalihan akan dilakukan bulan Juni ini. Karena pada Mei kemarin tiga daerah menjadi percontohan,” kata Sarbini.

 

 

Loading

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *