Penjabat (Pj) Ketua Umum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah saat diwawancara salah seorang awak media di kawasan Jembatan Emas, Desa Air Anyir, Kab Bangka (Foto : Ist)
Bangka, Asatu Online– Suara deru mesin memecah keheningan di kawasan Jembatan Emas, Desa Air Anyir, Kabupaten Bangka, Minggu (26/7/2026). Di sini digelar puncak ajang Kejuaraan Drag Bike 201 Meter Championship, yang menjadi bagian istimewa dari rangkaian peringatan Milad ke-26 Partai Bulan Bintang (PBB).
Penjabat (Pj) Ketua Umum DPP PBB Yuri Kemal Fadlullah hadir langsung memantau jalannya lomba. Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang balap semata, melainkan langkah nyata partai untuk membangkitkan kembali semangat olahraga otomotif di Kepulauan Bangka Belitung.
“Puncak peringatan Milad ke-26 secara nasional sudah kami laksanakan pada 17 Juli lalu di Hotel Borobudur Jakarta, dirangkaikan dengan Rakernas, Bimtek, dan pelantikan jajaran pengurus. Drag bike di Bangka ini adalah kelanjutan dan wujud kehadiran kami di daerah,” ujar Yuri saat ditemui awak media.
Antusiasme Luar Biasa, Dari Grasstrack ke Drag Bike
Rangkaian perayaan ulang tahun PBB di Babel sendiri sudah dimulai lebih awal. Pada awal Juli, partai berlambang bulan bintang ini menggelar kejuaraan grasstrack di Kabupaten Belitung. Sambutan yang didapat bahkan melebihi ekspektasi.
“Di Belitung kemarin hadir sekitar 22 hingga 23 ribu orang. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami melihat animo warga Babel terhadap dunia balap sangat besar. Bahkan daerah ini kini mulai menjadi barometer penyelenggaraan grasstrack nasional,” ungkap Yuri.
Menurutnya, dukungan besar ini menjadi bukti bahwa PBB ingin hadir lewat hal yang disukai masyarakat, bukan sekadar janji-janji politik. “Ini bukan menghambur-hamburkan uang, tapi bentuk sumbangsih kami. Ini juga bagian dari transformasi PBB ke depan, kami ingin serius membangun partai dan kembali ke Senayan,” tegasnya.
Optimis Bangkit, Target Menang Hati Pemilih
Yuri mengakui, elektabilitas PBB di Bangka Belitung sempat mengalami penurunan beberapa tahun terakhir. Namun lewat kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat seperti ini, pihaknya optimis dukungan akan kembali mengalir menjelang Pemilu mendatang.
“Kami berharap PBB kembali menggeliat, kembali menang, dan kembali memenangkan hati masyarakat Bangka Belitung,” harapnya.
Soroti Ambang Batas Parlemen dan Kemudahan Verifikasi
Terkait persiapan Pemilu ke depan, PBB terus mencermati dinamika regulasi pasca putusan Mahkamah Konstitusi soal ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Yuri menyebut revisi UU Pemilu direncanakan masuk Prolegnas 2027, dan PBB memiliki beberapa catatan penting.
“Kami berharap aturan threshold tidak membuat suara rakyat terbuang sia-sia dan tidak terwakili di parlemen. Selain itu, untuk partai yang sudah konsisten ikut pemilu sejak 1999 seperti kami, mohon penyederhanaan mekanisme verifikasi. Cukup administrasi saja, tak perlu yang berbelit-belit lagi,” pungkas Yuri. (mn)














