Babel  

Dinsos Pangkalpinang Salurkan Bansos ke 249 Nelayan, Ini Dampak Cuaca Ekstrem

Pangkalpinang, Asatu Online– Dinas Sosial Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada ratusan nelayan yang terdampak cuaca ekstrem dalam beberapa bulan terakhir. Total sebanyak 249 nelayan ditetapkan sebagai penerima manfaat bantuan tersebut.

Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kota Pangkalpinang yang sebelumnya diajukan melalui Sentra Mulia Jaya Jakarta. Program tersebut difokuskan untuk membantu nelayan yang sempat tidak dapat melaut akibat kondisi cuaca buruk, terutama pada periode November hingga Januari.

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Khotaman Barkah, menyampaikan bahwa proses pengusulan bantuan berawal dari perhatian pimpinan daerah terhadap kondisi nelayan di lapangan.

“Bantuan sosial ini berawal dari inisiasi Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Pangkalpinang yang menyampaikan kepada kami terkait kebutuhan bantuan bagi nelayan di Kota Pangkalpinang,” kata Khotaman Barkah, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, pada periode tersebut banyak nelayan mengalami kesulitan ekonomi karena tidak dapat melaut secara normal. Kondisi itu berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga mereka.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Sosial bersama Dinas Perikanan Kota Pangkalpinang melakukan koordinasi langsung ke Jakarta untuk mengajukan bantuan kepada Sentra Mulia Jaya.

“Alhamdulillah usulan kami diterima oleh pihak Sentra Mulia Jaya Jakarta dan hari ini bantuan tersebut sudah bisa disalurkan kepada para penerima manfaat,” ujarnya.

Khotaman juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial yang secara berkelanjutan menyalurkan bantuan bagi masyarakat Pangkalpinang. Ia menyebutkan, dalam beberapa waktu terakhir bantuan sosial yang masuk ke daerah tersebut mencapai empat tahap dengan total nilai hampir Rp2 miliar.

“Kami bersyukur karena dari tahun ke tahun bantuan terus datang. Bahkan kemarin saja ada empat tahap bantuan dengan nilai hampir Rp2 miliar khusus untuk masyarakat Kota Pangkalpinang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi melalui Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN). Dari hasil pengusulan awal sebanyak 481 nama, dilakukan proses penyaringan data di lapangan.

Hasil verifikasi menemukan sekitar 97 data ganda serta sekitar 70 nama yang masuk kategori desil 6 hingga 10, sehingga tidak memenuhi kriteria penerima bantuan.

“Setelah dilakukan asesmen di lapangan, akhirnya yang berhak menerima bantuan adalah sebanyak 249 orang,” jelasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para nelayan sekaligus membantu mereka kembali menjalankan aktivitas melaut seiring membaiknya kondisi cuaca.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi penerima, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kembali beraktivitas melaut,” pungkasnya.**

Writer: A1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *