Pangkalpinang, Metroposkota– Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan tidak ada penambahan pegawai baru. Kebijakan zero growth tetap diberlakukan untuk seluruh jenis pegawai, mulai dari ASN, PPPK, PPPK paruh waktu hingga PJLP.
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, memastikan hingga saat ini tidak ada proses rekrutmen di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.
“Tidak ada penerimaan pegawai baru. Kebijakan zero growth masih kita jalankan,” tegasnya.
Meski demikian, ia mengakui adanya sejumlah tenaga PJLP yang masuk bekerja di beberapa instansi. Namun, hal tersebut bukan bagian dari rekrutmen baru, melainkan hanya pengganti pegawai yang berhenti.
Menurut Saparudin, beberapa posisi seperti petugas kebersihan dan pengangkut sampah tidak boleh kosong karena menyangkut pelayanan publik. Karena itu, penggantian harus dilakukan dengan cepat.
“Kalau kosong, pelayanan bisa terganggu. Jadi harus segera diisi,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses penggantian dilakukan tanpa seleksi panjang lantaran sifat pekerjaan yang mendesak dan teknis.
Selama masa kepemimpinannya, tercatat sebanyak 39 tenaga PJLP berhenti bekerja. Seluruh posisi tersebut telah digantikan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan normal.
Pemkot Pangkalpinang menegaskan, setiap muncul nama PJLP baru dipastikan hanya untuk mengisi kekosongan, bukan penambahan jumlah pegawai.
Pemerintah juga memastikan tidak ada rekrutmen besar-besaran. Jumlah pegawai tetap dikendalikan sesuai kebutuhan riil di lapangan. (*)














