Caption: Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, S.A.P., M.M., M.Tr.Opsla
Jakarta, Asatu Online – Musyawarah Nasional (Munas) Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta Design Center (JDC), Jakarta Pusat, Senin (5/1/2025), menjadi momentum penting konsolidasi organisasi arung jeram nasional. Forum tertinggi FAJI ini secara resmi menetapkan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) FAJI periode 2025–2029 melalui mekanisme aklamasi, menandai soliditas dan kesatuan sikap seluruh peserta Munas.
Munas FAJI 2025 dihadiri oleh perwakilan 19 pengurus provinsi (Pengprov) dari total 25 Pengprov FAJI di seluruh Indonesia. Kehadiran mayoritas Pengprov tersebut dinilai telah memenuhi kuorum dan mencerminkan legitimasi kuat terhadap seluruh keputusan Munas. Agenda persidangan meliputi penetapan tata tertib Munas, evaluasi organisasi, pembahasan arah kebijakan strategis FAJI ke depan, hingga pemilihan Ketua Umum PB FAJI.
Sidang Munas dipimpin oleh Edy Chandra dari Pengprov FAJI Jambi selaku ketua sidang, didampingi Bandi Chairullah dari Pengprov FAJI Kalimantan Selatan sebagai wakil ketua sidang, serta Hasballah dari Pengprov FAJI Aceh sebagai sekretaris sidang.
Pimpinan sidang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FAJI, dengan mengedepankan prinsip demokrasi, transparansi, dan musyawarah mufakat.
Melalui kesepakatan bulat seluruh Pengprov yang hadir, Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, S.A.P., M.M., M.Tr.Opsla ditetapkan sebagai Ketua Umum PB FAJI periode 2025–2029.
Penetapan secara aklamasi tersebut mencerminkan kepercayaan penuh peserta Munas terhadap figur kepemimpinan yang dinilai mampu membawa FAJI semakin profesional, berprestasi, dan adaptif terhadap tantangan ke depan.
Ketua FAJI Kalimantan Selatan, Bandi Chairullah, menegaskan bahwa pelaksanaan Munas FAJI 2025 berlangsung tertib dan kondusif tanpa dinamika yang berujung perpecahan.
“Seluruh rangkaian Munas berjalan lancar, demokratis, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan. Pemilihan Ketua Umum dilakukan secara aklamasi karena seluruh Pengprov yang hadir sepakat dan memberikan dukungan penuh kepada Mayjen TNI (Mar) Oni Junianto,” ujarnya.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum PB FAJI terpilih, Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan serta komitmennya untuk memperkuat peran FAJI di tingkat nasional dan internasional.
“Amanah ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh Pengprov, atlet, pelatih, wasit, dan seluruh insan arung jeram Indonesia untuk terus menjaga soliditas dan bekerja bersama demi kemajuan FAJI,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan PB FAJI periode 2025–2029 akan berfokus pada penguatan empat pilar utama FAJI, yakni prestasi olahraga, pariwisata, lingkungan, dan kebencanaan. Keempat pilar tersebut dinilai saling berkaitan dan menjadi identitas khas FAJI dibandingkan cabang olahraga lainnya.
Pada aspek prestasi, PB FAJI menargetkan peningkatan kualitas pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari daerah hingga nasional, guna memperkuat daya saing Indonesia di ajang internasional. Sementara pada pilar pariwisata, FAJI akan mendorong pengembangan sport tourism berbasis sungai dan alam, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Di pilar lingkungan, FAJI berkomitmen menjadikan kegiatan arung jeram sebagai sarana edukasi dan pelestarian ekosistem sungai. Sedangkan pada pilar kebencanaan, FAJI akan memperkuat peran sumber daya manusia arung jeram dalam mitigasi dan penanganan bencana, khususnya yang berkaitan dengan arus deras dan banjir.
“FAJI tidak hanya bicara soal olahraga dan medali, tetapi juga kontribusi nyata bagi masyarakat. Empat pilar ini akan kami jalankan secara konsisten agar FAJI hadir sebagai organisasi yang bermanfaat, relevan, dan berkelanjutan,” tegas Oni.
Dengan terpilihnya Ketua Umum PB FAJI secara aklamasi, Munas FAJI 2025 diharapkan menjadi titik awal penguatan tata kelola organisasi, peningkatan prestasi atlet, serta perluasan peran sosial FAJI dalam pembangunan nasional. FAJI pun optimistis dapat melangkah lebih maju dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun dunia pada periode kepengurusan mendatang. (*)















