Pangkalpinang, Asatu Online – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Bangka Belitung menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Milad Kahmi ke-59, Rabu (17/9/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Graha Insan Cita Pangkalpinang ini dihadiri ratusan alumni dan kader HMI dari berbagai cabang serta komisariat di Babel.
Suasana penuh khidmat terasa sejak awal kegiatan. Para alumni dan aktivis HMI duduk berjejer, mengikuti rangkaian doa yang ditujukan untuk keselamatan bangsa serta keberkahan bagi umat.
Selain doa bersama, acara Milad Kahmi tahun ini juga menghadirkan orasi kebangsaan yang disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Babel, Ir. Fadillah Sabri, M.Eng. Ia menekankan pentingnya peran intelektual muda dan alumni HMI dalam menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan zaman.
Menurut Fadillah, alumni HMI memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan. “HMI dan Kahmi tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus terjun langsung memberi kontribusi nyata,” tegasnya.
Sekretaris Umum Kahmi Babel, Fachrizal, SH, M.Kn, menjelaskan bahwa Milad ke-59 ini digelar sederhana namun penuh makna. Ia menyebut, kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai persoalan menjadi alasan Kahmi memilih menggelar doa bersama sebagai inti perayaan.
“Situasi negara kita sedang tidak baik-baik saja. Maka dari itu, sebagai alumni HMI, kami bersepakat untuk mendoakan keselamatan bangsa agar tetap terjaga dalam bingkai persatuan dan keutuhan NKRI,” ujar Fachrizal.
Doa bersama dipimpin oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Bangka Belitung, Dr. Haridi Hasan, SH, MH. Dalam lantunan doa, ia memohon agar bangsa Indonesia senantiasa dijauhkan dari perpecahan serta diberi pemimpin yang amanah dan bijaksana.
Kegiatan Milad Kahmi ke-59 ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaralumni, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kebangsaan. Banyak alumni HMI yang kini berkiprah di berbagai bidang, baik di pemerintahan, pendidikan, maupun sektor swasta.
Acara yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan ramah tamah sederhana. Para peserta tampak saling berbagi cerita, mempererat ikatan kekeluargaan, sekaligus meneguhkan kembali semangat perjuangan HMI dalam membangun bangsa.
Perayaan Milad ke-59 Kahmi Babel ini diharapkan menjadi pengingat bahwa alumni HMI tetap konsisten menjaga tradisi intelektual, spiritual, dan kebangsaan. “Kita berharap doa yang dipanjatkan hari ini menjadi ikhtiar bersama untuk Indonesia yang lebih baik,” tutup Fachrizal. **















