Panglima Milenial Aceh, Dorong Kerjasama Pembinaan Atlet Muda, Fokus Pada TK, SD dan SMP

Banda Aceh, Asatu Online — Panglima Milenial Aceh, Teuku Musliadi (Bucek), mendorong terjalinnya kerja sama dalam pengembangan olahraga dan pembinaan atlet muda Aceh bersama Teuku Banta Nazarullah, S.Pd.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi atlet milenial yang berprestasi serta memiliki kesempatan untuk mengharumkan nama Aceh di tingkat daerah, nasional hingga internasional.

Teuku Musliadi (Bucek) menyampaikan bahwa pembinaan atlet tidak boleh hanya dimulai ketika anak-anak sudah memasuki usia remaja. Perhatian terhadap dunia olahraga perlu diberikan sejak usia dini, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurutnya, salah satu kebutuhan penting dalam mendukung pembinaan olahraga adalah ketersediaan sarana dan prasarana, termasuk bantuan alat-alat olahraga bagi sekolah-sekolah.

“Panglima Milenial Aceh berharap pemerintah, instansi terkait, dan seluruh pihak yang peduli terhadap olahraga dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan alat olahraga di sekolah, mulai dari TK, SD hingga SMP. Dari sekolah-sekolah inilah kita dapat menemukan dan membina bibit atlet masa depan Aceh,” ungkap Teuku Musliadi.

Ia juga berharap adanya program pembinaan olahraga yang berkelanjutan, kompetisi antarsekolah, serta dukungan fasilitas latihan agar anak-anak Aceh memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.

Sementara itu, kerja sama dengan Teuku Banta Nazarullah, S.Pd., diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam pengembangan olahraga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh.

Panglima Milenial Aceh berharap ke depan:

1. Bantuan alat olahraga bagi sekolah TK, SD dan SMP.

2. Pembinaan atlet sejak usia dini.

3. Peningkatan fasilitas olahraga di lingkungan sekolah.

4. Penyelenggaraan kompetisi dan pencarian bakat atlet muda.

5. Kerja sama berkelanjutan untuk melahirkan atlet berprestasi.

“Anak-anak Aceh hari ini adalah atlet masa depan. Mari kita hadirkan fasilitas, kesempatan, dan pembinaan agar potensi mereka tumbuh menjadi prestasi yang membanggakan Aceh, tutupnya. (mrw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *