Caption: Ichsan (50) pelapor Money Politik
Pangkalpinang, Asatu Online– Polemik dugaan politik uang pasangan calon nomor urut 4, Basit–Dede, semakin panas. Ketua Partai Ummat Kota Pangkalpinang, Muhammad Ichsan Muttaqin, menegaskan klaim adanya pemberian “uang transportasi” yang disampaikan Tim 04 hanyalah kebohongan.
Menurut Ichsan, klarifikasi dari Tim Pemenangan Basit–Dede, bahkan pernyataan Ketua Partai Ummat Provinsi, justru menyesatkan publik.
“Saya pastikan, tidak ada yang namanya pemberian uang transportasi kepada saya. Klarifikasi itu bohong. Dan sebagai seorang muslim, saya siap bersumpah di atas kitab suci Al-Qur’an bahwa apa yang saya sampaikan sejak awal adalah benar adanya,” tegas Ichsan, Rabu (27/8/2025).
Dengan suara bergetar namun penuh keyakinan, Ichsan menyatakan siap menanggung risiko dari pernyataannya, termasuk jika harus berhadapan dengan sanksi dari partainya sendiri.
“Biarlah mereka mau mengarang cerita seperti apa. Kalian semua bisa mengelak dengan hukum dunia, tapi tidak dengan hukum Tuhan. Saya tidak takut, saya hanya ingin kebenaran berdiri tegak,” ujarnya lantang.
Pernyataan Ichsan ini langsung jadi sorotan. Publik menilai sikapnya konsisten sejak awal, tidak goyah meski berada dalam tekanan politik yang kuat.
Di tengah hiruk pikuk politik praktis yang kerap penuh intrik, sosok Ichsan disebut tampil berbeda: memilih kehilangan jabatan ketimbang mengorbankan nurani.
“Beliau jelas-jelas berani melawan arus. Itu jarang sekali ada dalam dunia politik kita,” ujar salah seorang warga Pangkalpinang yang ikut mengikuti dinamika kasus ini.
Kasus dugaan politik uang yang menyeret Tim 04 sendiri masih terus menjadi perbincangan hangat. Bawaslu diminta transparan dalam menangani laporan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
Sementara itu, kubu Basit–Dede hingga kini masih berpegang pada klaim bahwa uang yang diberikan hanyalah “uang transportasi”, bukan politik uang. Namun pernyataan Ichsan kembali menantang narasi tersebut. (*)















