Ketua SMSI Aceh Besar Zulfikar bersama Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mufti, A.Md., didampingi Sekretaris SMSI Aceh Besar Sadhali dan Bendahara Azhari Usman, saat bersilaturahmi di Sentra Kupi, Lampenerut, Aceh Besar, Rabu (9/9/2026). (Foto: Ist)
Aceh Besar, Asatu Online – Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mufti, A.Md., menyambut positif kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar. Dia menilai media memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
Hal itu disampaikan Abdul Mufti saat menerima silaturahmi jajaran Pengurus SMSI Aceh Besar di Sentra Kupi, kawasan Lampenerut, Aceh Besar, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi SMSI Aceh Besar memperkenalkan kepengurusan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan DPRK Aceh Besar.
Ketua SMSI Aceh Besar, Zulfikar, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan langkah awal setelah kepengurusan SMSI Aceh Besar menerima Surat Keputusan (SK) dari SMSI Provinsi Aceh.
“Silaturahmi ini merupakan langkah awal kami untuk membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan seluruh stakeholder, termasuk DPRK Aceh Besar,” kata Zulfikar.
Dia mengatakan SMSI berkomitmen mendorong perusahaan media siber meningkatkan profesionalisme, tata kelola perusahaan pers, serta kualitas pemberitaan yang informatif, berimbang dan bertanggung jawab.
Zulfikar juga menyampaikan rencana pelantikan Pengurus SMSI Aceh Besar masa bakti 2026-2029 yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober 2026.
“Kami berharap DPRK Aceh Besar dapat memberikan dukungan terhadap agenda pelantikan tersebut. Yang lebih penting, ke depan kita dapat membangun kerja sama dan komunikasi yang baik dalam memperkuat ekosistem media serta komunikasi publik di Aceh Besar,” ujarnya.
Abdul Mufti mengapresiasi terbentuknya SMSI Aceh Besar. Dia berharap keberadaan organisasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara media, DPRK dan Pemerintah Aceh Besar.
“Kami menyambut baik terbentuknya SMSI Aceh Besar. Semoga sinergi antara media, DPRK dan Pemerintah Aceh Besar semakin baik ke depan,” ujar Abdul Mufti.
Menurut Abdul Mufti, media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi mengenai pembangunan dan kebijakan pemerintah. Media juga memiliki fungsi penting dalam menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat.
Karena itu, dia berharap perusahaan media yang tergabung dalam SMSI tetap mengedepankan profesionalisme, independensi dan tanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
“Media memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Silaturahmi tersebut turut dihadiri Sekretaris SMSI Aceh Besar Sadhali, S.Pd., dan Bendahara SMSI Aceh Besar Azhari Usman.
SMSI Aceh Besar menyatakan komitmennya membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha dan masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat profesionalisme perusahaan pers sekaligus menghadirkan pemberitaan yang informatif, berimbang dan bertanggung jawab.
Laporan: Marwan
















