PT TIMAH Dorong Kompetensi Guru Lewat Program Literasi, 90 Pendidik Rasakan Manfaatnya

PangkalPinang, Asatu Online – PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasional perusahaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program Literasi Guru yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, khususnya dalam kemampuan menulis dan menghasilkan karya.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul di lingkar tambang. Melalui peningkatan kapasitas guru, PT TIMAH berharap proses pembelajaran di sekolah semakin berkualitas dan mampu melahirkan generasi yang kreatif, inovatif, serta memiliki budaya belajar yang kuat.

Sepanjang 2025, Program Literasi Guru PT TIMAH telah memberikan manfaat kepada 90 guru dari jenjang SD, SMP, SMA hingga SMK yang berasal dari berbagai daerah di wilayah operasional perusahaan.

Tak sekadar mengasah kemampuan menulis, program ini juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi profesionalnya agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang terus bergerak dinamis.

Peningkatan kompetensi guru dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga profesionalisme tenaga pendidik. Guru yang memiliki kemampuan dan wawasan yang terus berkembang akan mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang lebih efektif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

Selain memberikan manfaat bagi para guru secara individu, program ini juga diharapkan berdampak lebih luas terhadap peningkatan kualitas SDM masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Salah satu peserta Program Literasi Guru PT TIMAH, Diki, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Guru SDN 5 Jebus itu mengatakan materi yang diberikan sangat relevan, terutama dalam meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah populer.

“Materinya sangat bermanfaat. Kami mendapatkan wawasan baru tentang cara menulis karya ilmiah populer yang baik dan benar. Ilmu ini akan kami implementasikan di sekolah, baik dalam proses belajar mengajar maupun kepada sesama guru,” ujar Diki.

Hal senada disampaikan Helen Moriska, guru SDN 5 Parittiga. Menurutnya, program tersebut membuka wawasan baru tentang dunia literasi sekaligus memotivasi para guru untuk lebih produktif menghasilkan karya tulis.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak ilmu literasi. Ke depan, kami berencana menyalurkan karya-karya kami ke media lokal maupun nasional. Semoga program ini terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak pihak, termasuk masyarakat,” katanya.

Melalui Program Literasi Guru, PT TIMAH tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan mencetak SDM berkualitas yang siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *