Babel  

Bardian Terpilih Pimpin SMSI Babel Periode 2026-2030, Siap Perkuat Sinergi Media Siber

PangkalPinang, Asatu Online – Musyawarah Provinsi (Musprov) III Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menetapkan Bardian sebagai Ketua SMSI Babel periode 2026-2030. Penetapan berlangsung dalam sidang pleno Musprov yang digelar di Ruang Pertemuan OR Pemerintah Kota Pangkalpinang, Minggu (7/6/2026).

Musprov III SMSI Babel turut dihadiri Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Maliki Kumar, serta Dewan Penasihat SMSI Babel Riki Fermana dan Agus Heriayadi.

Dalam kesempatan itu, Maliki menegaskan posisi SMSI sebagai konstituen resmi Dewan Pers sekaligus organisasi perusahaan pers siber terbesar di dunia. Saat ini, kata dia, SMSI memiliki 3.181 anggota perusahaan media siber yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

“SMSI telah berkembang menjadi organisasi perusahaan pers yang besar dan memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan industri pers nasional,” ujar Maliki.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Bardian mengajak seluruh anggota SMSI Babel untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi demi mendorong kemajuan industri media siber di Bangka Belitung.

Menurutnya, para pengurus dan anggota SMSI merupakan pemimpin perusahaan media yang memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun ekosistem pers yang sehat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap kepengurusan SMSI Babel ke depan dapat menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai mitra strategis. Dengan begitu, industri media siber di Bangka Belitung semakin berkembang dan kesejahteraan anggota juga dapat meningkat,” kata Bardian.

Sementara itu, Maliki mengingatkan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak bisa dilepaskan dari keberadaan pers yang profesional dan independen.

“Pers adalah ujung tombak demokrasi. Jika bangsa ini ingin maju dan besar, maka pers harus terus diperkuat, termasuk SMSI sebagai salah satu organisasi perusahaan pers di Indonesia,” tegasnya.

Di tengah berbagai tantangan industri media, mulai dari persoalan profesionalisme hingga maraknya penyebaran hoaks, Maliki optimistis media yang tergabung dalam SMSI tetap menjadi sumber informasi yang kredibel bagi masyarakat.

Ia mengibaratkan produk jurnalistik SMSI seperti air mineral yang tetap dicari masyarakat meski di tengah banjir informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Ketika banyak informasi yang keruh beredar, masyarakat tetap membutuhkan informasi yang bersih dan dapat dipercaya. Kami yakin media-media anggota SMSI akan terus menjadi penyaji informasi yang menyehatkan publik,” ujarnya.

Maliki juga meminta kepengurusan SMSI Babel yang baru untuk memperkuat sinergi dengan pengurus pusat maupun berbagai mitra strategis di daerah. Sebagai konstituen Dewan Pers, SMSI terus dilibatkan dalam berbagai pembahasan kebijakan strategis, termasuk revisi verifikasi media siber, perumusan kebijakan pers nasional, serta penguatan ekosistem jurnalisme Indonesia.

“Karena itu, kita harus bangga menjadi bagian dari SMSI. Ini adalah wadah yang tepat untuk memajukan industri pers sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku media di dalamnya,” pungkas Maliki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *