Babel  

Tim Sedulang Berdaye Kenalkan Inovasi Daur Ulang BSF kepada Pelajar MAN 1 Bangka

Bangka, Asatu Online – Green Leadership Indonesia melalui Program GROW “Green Innovation Week” Regional 2 Kepulauan Bangka Belitung kembali melaksanakan edukasi lingkungan bersama Tim Sedulang Berdaye dengan tema “Zero Waste Heroes: Dari Sampah ke Manfaat – Inovasi Daur Ulang untuk Generasi Hijau.” Kegiatan berlangsung di MAN 1 Bangka pada hari Rabu, 10 Desember  2025 yang berlokasi di Jalan Batin Tikal Air Ruay dan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian “Sedulang Berdaye”, sebuah upaya ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berbasis BSF (Black Soldier Fly). Melalui kegiatan ini, para pelajar diajak memahami bagaimana maggot BSF dapat menjadi solusi bagi pengolahan sampah organik yang efektif, sekaligus menghasilkan pakan ternak dan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.

Pada sesi utama, Arinda Unigraha sebagai narasumber menyampaikan materi mengenai inovasi pengelolaan sampah organik, proses daur ulang, hingga penerapan teknologi maggot BSF di sekolah. Materi dipandu oleh Karyati selaku moderator. Antusiasme peserta tampak dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama sesi.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung yang dipandu oleh tim fasilitator: Andi Sukmawati, Rahmat Saputra, dan Derfian Aulyyah. Para siswa mendapatkan pendampingan teknis mulai dari pengenalan siklus hidup BSF, pembuatan media pengolahan sampah organik, hingga cara menghasilkan pakan dan kompos alami melalui proses biokonversi.

Pada sesi dokumentasi, siswa MAN 1 Bangka bersama para fasilitator menampilkan semangat Zero Waste Heroes melalui foto kelompok yang menggambarkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata bagi siswa untuk memahami inovasi pengelolaan sampah serta manfaat ekonomis dan ekologis yang dapat diwujudkan.

Dengan mengangkat pesan “Mandiri Pangan, Lestari Lingkungan,” kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku, meningkatkan kreativitas dalam pengelolaan sampah, serta memperkuat kecakapan generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Acara diakhiri dengan harapan agar sekolah dapat menjadi motor penggerak gerakan Zero Waste dan ketahanan pangan berbasis BSF di wilayah Bangka, sehingga mampu melahirkan generasi hijau yang peduli dan berdaya dalam mengelola lingkungan hidup.

Kegiatan Sedulang Berdaye ini mendapat dukungan dari Komunitas BECAK BABEL dan Relawan Lingkungan FORDAS BABEL yang bekerja sama dengan MAN 1 Bangka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *