Depok, Asatu Online — Suasana berbeda terlihat pada kegiatan Talk Show Pencegahan Bahaya Narkoba yang digelar Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Depok di SDN Beji 5, Jumat (14/11/2025). Alih-alih berlangsung kaku, acara justru penuh tawa saat para pengurus LAN menampilkan drama pendek bertema bahaya narkoba.
Drama itu mengisahkan dua siswa kelas 6, Jon dan Hermes, yang diam-diam merokok di gudang sekolah. Situasi makin runyam ketika seorang remaja SMA bernama Ramse menyelinap masuk dan mencoba mempengaruhi kedua anak itu dengan iming-iming uang untuk ikut mengedarkan narkoba.
Aksi mereka akhirnya terendus Kepala Sekolah yang curiga dan mengikuti para murid ke gudang. Ia mendapati ketiganya, termasuk siswa luar sekolah itu, tengah bersiap melakukan tindakan berbahaya. Drama ditutup dengan penangkapan para pelaku, menggambarkan betapa cepat dan berbahayanya pengaruh narkoba masuk ke lingkungan anak.
Usai penampilan drama, suasana berubah lebih serius. Ratusan siswa diajak memahami ancaman narkoba yang kini mulai menyasar anak sekolah. Pengurus LAN kemudian membuka sesi talk show dengan tema “Dengan Semangat Hari Pahlawan, Kita Tingkatkan Kebersamaan Cegah Bahaya Narkoba.”
Acara ini turut dihadiri Sekcam Beji Tono, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Depok Nurdianti, SKM, Kepala SDN Beji 5 Maryatun M.Pd, serta jajaran pengurus LAN Depok.
Ketua LAN Depok, Ryan Ishak Siagian S.Sos, menegaskan bahwa edukasi dini sangat penting, terutama melihat tingginya kasus narkoba secara nasional. Ia mengutip data terbaru Korps Bhayangkara, yang mencatat 49.306 kasus terungkap sepanjang Oktober 2024–Oktober 2025, dengan 65.572 tersangka ditangkap. Penindakan itu disebut menyelamatkan sekitar 629,93 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Tidak hanya drama, sesi edukasi semakin hidup lewat penampilan tim Seni Budaya LAN di bawah pimpinan Johanes Hutapea. Pembacaan puisi oleh Sihar Ramses juga menyedot perhatian para siswa.
Tiga narasumber hadir mengisi talk show, yaitu Nurdianti dari Dinas Kesehatan, Ryan Ishak Siagian sebagai jurnalis dan aktivis anti narkoba, serta pengacara Dr. Jarmud AS. Mereka memaparkan dampak kesehatan, sosial, hingga konsekuensi hukum bagi pelajar yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
Kepala SDN Beji 5, Maryatun, mengucapkan terima kasih atas kunjungan LAN dan menyebut kegiatan ini sangat membantu membangun kesadaran pelajar untuk menjauhi narkoba. Ia berharap edukasi seperti ini bisa berkelanjutan dan menyentuh lebih banyak sekolah di Depok.
Acara ditutup dengan sesi kuis interaktif. Para siswa antusias berebut menjawab pertanyaan seputar bahaya narkoba, dan pemenang mendapatkan hadiah dari panitia. Suasana kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. (*)














