Depok  

PWOIN Depok Gelar Halalbihalal dan Diskusi, Ingatkan Jangan Kotak-kotakkan Wartawan

Depok, Asatu Online – Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWOIN) Kota Depok menggelar halal bihalal yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan diskusi kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, Selasa (14/4/2026).

Acara mengusung tema “Semangat Halalbihalal Kita Bangun Solidaritas, Perkuat Persatuan dengan Rasa Persaudaraan, Menuju Kota Depok Maju.” Sejumlah pejabat dan organisasi wartawan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadir di antaranya Ketua Umum PWOIN Harun, Sekjen Binsar Siagian, perwakilan Diskominfo Depok Mohammad Fahmi, serta perwakilan BPN Kota Depok Adnan Fabyandi. Tampak pula sejumlah pimpinan organisasi pers dan komunitas jurnalis di Depok, serta puluhan wartawan.

Ketua panitia, Benny Gerungan, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak sehingga acara berjalan lancar.

“Halalbihalal ini menjadi momentum mempererat kebersamaan dalam keberagaman, sekaligus membangun solidaritas wartawan dalam mengawal program Pemerintah Kota Depok,” ujar Benny.

Ia menegaskan, peran wartawan sangat penting dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

Ketua DPP PWOIN, Harun, mendorong seluruh anggota untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Ia juga menargetkan PWOIN dapat terverifikasi Dewan Pers guna meningkatkan kredibilitas dan perlindungan hukum bagi wartawan.

Sementara itu, perwakilan Diskominfo Depok, Mohammad Fahmi, yang membuka acara secara resmi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan insan pers.

“Ini langkah positif untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong sinergi menuju Depok yang lebih maju,” katanya.

Perwakilan BPN Kota Depok, Adnan Fabyandi, menegaskan pihaknya siap berkolaborasi dengan PWOIN dalam mendukung program pemerintah, termasuk mengawal visi pembangunan Kota Depok.

“Secara prinsip kami siap bersinergi, meski kami bagian dari pemerintah pusat, dukungan terhadap program daerah tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, muncul pesan tegas agar tidak ada perlakuan diskriminatif terhadap wartawan. Pemerintah diingatkan untuk tidak mengkotak-kotakkan jurnalis berdasarkan organisasi maupun latar belakang.

“Jangan pernah membeda-bedakan wartawan. Semua harus dipandang sama,” tegas salah satu narasumber dalam diskusi.

Diskusi juga menyoroti pentingnya peran pers dalam mengawal janji-janji kepala daerah. Wartawan diminta tetap kritis, namun juga konstruktif dalam mendukung program pemerintah.

Acara ditutup dengan tausiah, santunan anak yatim, serta sesi foto bersama dan saling bersalaman antar peserta. **

Laporan wartawan : Johanes

Penulis: A1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *