Depok, Asatu Online — Wali Kota Depok menegaskan komitmennya dalam memaksimalkan fungsi Taman Hutan Raya (Tahura) Pancoran Mas sebagai ruang terbuka hijau dan sarana rekreasi bagi masyarakat. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung Tahura Pancoran Mas, Cagar Alam, Kamp Baru, Pancoranmas, Kota Depok, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Supian Suri.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengapresiasi kerja keras DLHK dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kota Depok dalam menjaga dan melestarikan Tahura seluas 7,2 hektare tersebut.
“Tahura ini merupakan salah satu area ‘paru-paru’ Kota Depok yang sangat penting. Kita berharap ada lebih banyak ruang terbuka hijau seperti ini, dan tentunya harus terus kita pertahankan serta tingkatkan fungsinya. Namun, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi,” ujar Supian Suri, Sabtu (21/3).
Wali Kota menyoroti sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan guna memaksimalkan fungsi Tahura, salah satunya adalah pembangunan jogging track untuk mendukung aktivitas olahraga masyarakat. Selain itu, Pemerintah Kota Depok akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna memperoleh dukungan dalam pengembangan Tahura.
Lapangan KONI yang berada di depan Tahura juga diproyeksikan untuk disulap menjadi area parkir dan pusat UMKM guna mendukung ekonomi lokal.
“Prinsipnya, seluruh ruang terbuka dan kawasan hutan ini akan terus kita pertahankan agar dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Depok maupun pengunjung dari luar kota. Target perbaikan pagar dan pembangunan jogging track akan dimulai pada tahun 2026,” tegas Wali Kota Depok. [Jo]














