Pangkalpinang, Asatu Online – PT Timah Tbk resmi mengumumkan rencana penambangan di kawasan DU 1584, Perairan Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (9/10/2024). Rencana ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan produksi timah serta berkontribusi signifikan bagi ekonomi daerah dan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, PT Timah memaparkan rencana penambangan di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Perairan Batu Beriga, yang bertujuan mengoptimalkan cadangan timah yang dimiliki perusahaan.
PT Timah menegaskan bahwa semua kewajiban legal terkait IUP di Perairan Beriga telah dipenuhi, dan perusahaan akan menerapkan praktik penambangan berkelanjutan, mulai dari eksplorasi hingga pasca-tambang.
Penambangan di Perairan Beriga akan melibatkan masyarakat setempat melalui pola kemitraan, serta mematuhi prinsip-prinsip pengelolaan lingkungan sesuai regulasi.
PT Timah berkomitmen untuk memastikan seluruh proses penambangan mengikuti kaidah pertambangan yang baik dan bertanggung jawab.
Departemen Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menekankan pentingnya pertemuan ini sebagai sarana untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat lingkar tambang terkait metode penambangan yang dilakukan PT Timah, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sebagai perusahaan BUMN, PT Timah mengemban mandat dari negara untuk mengelola sumber daya alam dengan orientasi pada kepentingan nasional, pembangunan daerah, dan pemberdayaan masyarakat setempat.
“Pertemuan ini diharapkan menjadi sarana untuk memperjelas rencana penambangan PT Timah serta mengurangi kesalahpahaman terkait dampak kegiatan tambang yang melibatkan masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kontribusi perusahaan bagi negara,” ujar Anggi.
Ia juga berharap masyarakat mendukung dan menjaga suasana kondusif terkait rencana usaha PT Timah.
“Kegiatan penambangan yang dilakukan PT Timah telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami berharap masyarakat memahami dasar hukum dan izin pemerintah yang menjadi landasan operasi perusahaan, sehingga sinergi bisa terjalin untuk menjaga kelancaran dan keamanan aktivitas tambang,” tambahnya.
Anggi menambahkan bahwa operasi penambangan timah di Perairan Beriga diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, mitra usaha, PT Timah, dan pemerintah.
“PT Timah menyadari bahwa kegiatan penambangan membawa tanggung jawab besar, baik terhadap lingkungan maupun masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen menjalankan semua aktivitas dengan transparan, berkelanjutan, dan bertanggung jawab. Kami mengajak semua pemangku kepentingan untuk mendukung rencana ini demi terciptanya manfaat lebih besar bagi daerah dan negara,” tutup Anggi.
Laporan wartawan : Yani














