Babel  

Suhendro Anggara Putera Mengecam Pernyataan Andi Kusuma: Tuntut Pertanggungjawaban Publik

Bangka, Asatu Online — Aktivis terkemuka, Suhendro Anggara Putera, mengecam pernyataan Andi Kusuma yang menyebut orang Bangka Induk tidak memiliki marwah dan harga diri dalam rapat Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Bangka beberapa bulan lalu.

Suhendro Anggara Putera, Wakil Ketua BMI Kabupaten Bangka, dan Andi Kusuma, yang merupakan pengacara dan pernah mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Provinsi Babel dari PDIP.

Suhendro menuntut Andi untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya dan meminta permohonan maaf di publik. Menurutnya, pernyataan tersebut merendahkan martabat orang Bangka Belitung.

Saat rapat yang diadakan untuk membahas strategi pencalonan Andi Kusuma, di mana Suhendro hadir sebagai undangan. Dalam rapat yang diadakan oleh BMI di Kabupaten Bangka.

Suhendro menyebut pernyataan Andi Kusuma menyinggung martabat masyarakat Bangka dan dianggap bersifat SARA, dengan klaim bahwa 50 persen masyarakat Bangka Induk tidak memiliki marwah karena mau mencoblos jika dibayar.

Ia mengungkapkan bahwa Andi Kusuma juga memerintahkan tim suksesnya untuk membayar pemilih, yang menciptakan kecurigaan tentang integritas dalam pemilihan. Suhendro berencana mengajak aktivis dan tokoh masyarakat untuk mengadakan aksi protes.

Suhendro mengklaim memiliki rekaman yang dapat membuktikan pernyataan Andi Kusuma, dan ia akan mengungkapkan lebih banyak informasi ke publik. Redaksi telah mencoba mengonfirmasi dengan Andi Kusuma, tetapi belum menerima jawaban.

Suhendro menegaskan, tindakan ini tidak hanya menyerang individu, tetapi juga mencoreng martabat orang Bangka, dan sebagai putra Babel, ia akan berjuang untuk membela kehormatan  masyarakatnya. (A1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *