Rektor UBB Akan Tindaklanjuti Ghibahan RM Didalam Grup WA Maba

  • Bagikan

Foto : Rektor Universitas Banga Belitung Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si. 

Pangkalpinang, Asatu Online – Tersebarnya isi WhatsApp Grup antara Mahasiswa baru (Maba) dan pihak staf kampus Universitas Bangka Belitung (UBB) yang membuat heboh baru-baru ini sampai diberitakan di beberapa media online akhirnya Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si. buka suara. Jumat (7/7/2023).

Prof. Ibrahim yang menjabat sebagai Rektor Universitas Bangka Belitung saat di Konfirmasi Asatu Online mengenai permasalahan ini memberikan tanggapan singkat, pihak Rektorat UBB akan menelusuri dan menindaklanjutinya.

“Waalaikumsalam Bang, kami akan telusuri dan tindaklanjuti,”. Ujarnya

Sementara itu salah satu Alumni UBB pun saat kami konfirmasi kembali memberikan komentar saya berharap bapak Rektor UBB Prof. Ibrahim akan mengusut dan menindaklanjuti kasus ini dengan tegas, dirinya prihatin sekali dengan adanya kasus seperti ini karena UBB adalah kampus yang dikenal baik dan berintegritas, semoga kasus seperti ini tidak terjadi lagi agar UBB selalu jadi tujuan untuk adik-adik kita melanjutkan studinya terutama masyarakat Bangka Belitung ini.

“Saya berharap Bapak Rektor UBB dan pihak Rektorat UBB segera menindaklanjuti kasus ini dan tindak tegas oknum yang mencoreng nama baik Universitas, karena UBB adalah kampus yang dikenal baik dan berintegritas, semoga kedepannya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, agar UBB selalu jadi tujuan untuk generasi adik-adik kita melanjutkan studinya terutama masyarakat Bangka Belitung ini,”. Pungkasnya.

Sebelumnya sudah diberitakan,  percakapan di sebuah grup WhatsApp antara Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Bangka Belitung (UBB) dengan diduga oknum pihak kampus tentang masalah pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi viral, Kamis (6-7-2023).

Isi percakapan dalam grup WhatsApp tersebut dimulai beberapa mahasiswa baru yang meminta penurunan UKT dikarenakan mereka merasa UKT yang diberikan terlalu tinggi bagi mereka dan memberatkan terutama bagi orang tua mereka.

Lalu dalam grup WhatsApp itu keluhan para mahasiswa baru ini dibalas oleh oknum yang diduga Staf di Kampus UBB yang berinisial RM yang mengatakan kalau Maba keberatan dengan UKT, lebih baik mungundurkan diri saja.

“Kepada Maba yang keberatan UKT nya silahkan mengundurkan diri, karena tidak ada penurunan dan cicilan untuk pembayaran UKT, tidak perlu WA saya masalah UKT karena bukan saya yang menentukan UKT tapi pimpinan Universitas, kami hanya menjalankan tugas saja untuk pendaftaran ulang ini. Terimakasih mohon dimaklumi dan dimengerti. Silahkan cari tempat kuliah yang lebih murah dan lebih baik dari UBB”. tulisnya.

Perkataan salah satu oknum tersebut dinilai tidak pantas dan menyakiti hati para mahasiswa baru yang sangat ingin menimba ilmu di kampus yang mereka idam-idamkan selama ini.

Salah satu mahasiswa baru yang kami konfirmasi yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan saya sebagai mahasiswa baru sangat kecewa dan sakit hati setelah mendapat jawaban dari oknum pihak kampus apalagi sampai mengatakan “Silahkan cari tempat kuliah yang lebih murah dan lebih baik dari UBB” itu sangat melukai hati kami.

Dirinya dan orang tuanya merasa sangat direndahkan dengan perkataan itu. Saya cuma meminta solusi penurunan UKT yang bagi saya besar dan berat dikarenakan orang tua saya tidak sanggup jika harus membayar uang sebesar itu belum untuk biaya saya makan dan kost saat berkuliah nanti.

“Kami sangat kecewa dan sakit hati pak setelah mendapat jawaban yang arogan seperti itu dari pihak kampus, terutama bagi orang tua saya sangat merasa direndahkan oleh pihak kampus tersebut,”. Ujarnya. (G)

Loading

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *