Polres Bangka Barat gencar melakukan sosialisasi keselamatan dan tertib berlalu lintas di Desa Desa

  • Share

Muntok, Asatuonline.id-Masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Masyarakat di Kab Bangka Barat mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka Barat semakin gencar melakukan sosialisasi keselamatan dan tertib berlalu lintas di desa – desa, Sosialisasi terbaru dilakukan Satlantas di Desa Air Belo, Selasa (31/08/2021) pagi tadi.

Sebanyak 30 orang masyarakat hadir dalam kegiatan Penyuluhan dan edukasi lalu lintas untuk mencegah terjadinya Kecelakaan lalu lintas,Tampak hadir pula Kepala desa, Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan Tokoh pemuda Desa Air Belo.

Kepala Desa Air Belo, dalam sambutan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satlantas Polres Polres Bangka Barat yang berkenan menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan dan edukasi lalu lintas untuk mencegah terjadinya Kecelakaan lalu lintas di Desanya. Hal ini tentu sangat membantu menjaga dan melindungi para Warganya.

“Sangat bermanfaat bagi Masyarakat, agar lebih mengerti tentang berlalu lintas di jalan, dan Masyarakat lebih terampil dalam berkendara sehingga menekan angka kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Iptu RTA Sianturi seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto S.H., S.I.K., M.H mengungkapkan, Penyuluhan dan edukasi ini merupakan upaya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Satlantas Polres Bangka Barat menggelar acara Penyuluhan dan edukasi keamanan, keselamatan, dan ketertiban cara berlalu lintas (kamseltibar lantas) untuk Masyarakat di Desa-Desa Sekabupaten Bangka Barat dalam kegiatan tersebut menerapkan Protokol Kesehatan agar Terhindar dari Penyebaran Virus Corona Covid 19” katanya.

Acara edukasi dan Peyuluhan di sampaikan langsung oleh Kasat Lantas Iptu RTA Sianturi memaparkan materi mengenai Etika Berlalu Lintas ,Kemudian memberikan analisa faktor-faktor penyebab kecelakaan.

“Ada banyak penyebab kecelakaan. Di antaranya yang paling sering terjadi adalah faktor manusia,” ungkapnya di hadapan Masyarakat.

Dia menambahkan, kebanyakan kecelakaan terjadi akibat kesalahan yang dibuat oleh pengendara maupun pengemudi itu sendiri.

“Mereka seringkali mengabaikan rambu-rambu keselamatan, sehingga di situlah kemudian terjadi kecelakaan,” jelasnya.

Dalam Kegiatan Penyuluhan dan edukasi juga di sampaikan ke masyaraka berkendara dengan aman dan macam-macam rambu lalu lintas..(red,)

 54 total views

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *