Bantuan 309 Paket Sembako dari PT Timah Ringankan Beban Warga Desa Beriga

Koba, Asatu Online – PT Timah menyerahkan bantuan sebanyak 309 paket sembako kepada masyarakat Desa Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit.

Penyerahan paket sembako ini dilakukan di Gedung Pertemuan Desa Beriga, Senin (30/9/2024), dan dihadiri langsung oleh Plt Bupati Bangka Tengah, Era Susanto. Dalam sambutannya, Era menyampaikan harapannya agar bantuan dari PT Timah dapat meringankan beban masyarakat.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama di masa ekonomi yang tengah carut-marut seperti sekarang. Saya berharap masyarakat yang menerima bantuan ini merasa terbantu,” ujar Era.

Lebih lanjut, Era berharap PT Timah dapat terus berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan di Desa Beriga dan Bangka Tengah.

“Ke depannya, semoga PT Timah bisa lebih memperhatikan kondisi di Desa Beriga, seperti memperbaiki jalan atau fasilitas lainnya. Kami berharap kegiatan sosial seperti ini bisa rutin dilakukan,” tambahnya.

Selain itu, Era juga mengusulkan agar PT Timah mempertimbangkan kegiatan sosial lainnya, seperti pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Beriga.

Sementara itu, Mariana, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, saya sangat senang mendapatkan bantuan ini. Biasanya saya jarang mendapatkan bantuan seperti ini, jadi sangat bersyukur hari ini bisa menerima sembako. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan secara rutin,” kata Mariana.

Hal serupa disampaikan oleh Marina, yang juga bersyukur karena ini adalah kali pertama ia menerima bantuan sembako.

“Saya sangat senang, ini pertama kalinya saya mendapatkan bantuan sembako. Bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan pangan selama sekitar satu minggu ke depan,” ujarnya.

Ia juga berharap PT Timah dapat memberikan bantuan lainnya di masa mendatang, seperti dana bansos dan layanan pengobatan gratis, mengingat jarak tempuh yang cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.

“Semoga ke depannya ada bantuan lain, seperti dana sosial atau pengobatan gratis, karena untuk berobat kami harus menempuh jarak yang cukup jauh,” harapnya.

Laporan Wartawan : Yani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *