Banda Aceh, Asatu Online – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Program ini menyasar berbagai elemen masyarakat agar semakin memahami pengelolaan keuangan sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan formal berbasis syariah.
Kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh itu dihadiri Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, Kepala OJK Aceh Daddi Peryoga, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh Zaini, serta Ketua FKIJK Aceh Fadhil Ilyas. Pesertanya berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga mahasiswa.
Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan mengatakan, literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi. Menurut dia, pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan harus berjalan beriringan dengan kemudahan akses terhadap produk dan layanan keuangan syariah.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kata Imsak, BSI berkomitmen memperluas akses layanan keuangan yang aman, mudah dijangkau, dan sesuai prinsip syariah.
“Melalui kolaborasi bersama OJK, FKIJK, dan Pemerintah Aceh, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami cara mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga semakin mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Imsak, Senin (20/7).
Kepala OJK Aceh Daddi Peryoga menegaskan, GENCARKAN merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kecakapan finansial masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik akan lebih mampu mengambil keputusan finansial secara tepat dan terhindar dari berbagai bentuk penipuan, investasi ilegal, maupun praktik keuangan yang merugikan.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh Zaini mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dan pelaku industri jasa keuangan dalam memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat. Ia menilai peningkatan pemahaman terhadap layanan keuangan formal, khususnya keuangan syariah, akan memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi daerah.
Kolaborasi BSI, OJK, FKIJK, dan Pemerintah Aceh melalui GENCARKAN diharapkan mampu mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Aceh. (marwan)














