Tangerang, Asatu Online – Kelurahan Cipadu Jaya bersama mahasiswa Universitas Esa Unggul menggelar pelatihan pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi kader Posyandu di RW 06, Kelurahan Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan bertema Tepat Balita atau Tekstur dan Pangan Tepat untuk Balita itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi bagi balita.
Pantauan di lokasi, para kader Posyandu se-Kelurahan Cipadu Jaya tampak antusias mengikuti pelatihan dan demo memasak makanan tambahan untuk balita. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua RW 06 Kelurahan Cipadu Jaya, Abdul Hadi.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul, Putri Alivia Fauzia, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan untuk membantu kader Posyandu memahami pengolahan makanan tambahan bagi balita dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam mengelola bahan pangan lokal menjadi pendamping makanan tambahan bagi balita yang mengalami gizi kurang dan berat badannya tidak naik,” ujar Putri.
Ia menjelaskan, dalam pelatihan tersebut para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga praktik langsung melalui demo memasak dan pengolahan makanan sehat untuk balita.
“Di dalam kegiatan ini ada demo masak dan pelatihan cara mengolah bahan makanan yang tepat, berbasis pangan lokal, mudah didapat, dan mudah diterima masyarakat,” katanya.
Putri berharap kegiatan itu dapat menjadi inspirasi bagi para kader Posyandu dalam menyusun menu makanan balita yang lebih variatif dan bergizi.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menambah inspirasi menu untuk anak-anak yang mengalami gizi kurang agar lebih lahap makan, sekaligus menambah wawasan kader tentang variasi menu makanan anak,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 06 Kelurahan Cipadu Jaya, Abdul Hadi, berharap seluruh kader Posyandu dapat memahami pentingnya pemberian makanan tambahan yang tepat bagi balita dan menerapkannya di lingkungan masyarakat.
“Harapannya para kader Posyandu bisa memahami dan menerapkan ilmu yang didapat kepada masyarakat, sehingga kesehatan dan gizi balita semakin baik,” katanya. (Ahmad)














