Aceh  

Panglima Milenial Aceh Dukung Mualem Perjuangkan Otsus 2,5 Persen

Aceh, Asatu Online – Panglima Milenial Aceh Pusat, Jamal Luddin alias Tgk Rohid, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Mualem dalam memperjuangkan keberlanjutan sekaligus peningkatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh menjadi 2,5 persen.

Dalam pernyataan resminya, Jamal menegaskan Dana Otsus bukan sekadar anggaran, melainkan hak rakyat Aceh yang memiliki landasan historis, politik, dan yuridis dalam kerangka keistimewaan daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dana Otsus adalah napas pembangunan Aceh. Jika dikurangi atau tidak dilanjutkan, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat dan mengganggu stabilitas pembangunan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, keberlanjutan Otsus 2,5 persen sangat krusial untuk mendorong pembangunan di sejumlah sektor strategis.

Di sektor infrastruktur, Aceh masih membutuhkan percepatan pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik guna membuka konektivitas antarwilayah serta akses ekonomi masyarakat.

Sementara di sektor kesehatan, program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) disebut menjadi tulang punggung pelayanan bagi masyarakat, sehingga membutuhkan dukungan anggaran yang kuat agar tetap berjalan optimal.

Kemudian di sektor pertanian, dukungan Otsus dinilai penting untuk meningkatkan produksi, kesejahteraan petani, serta menjaga ketahanan pangan daerah.

Tak hanya itu, sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga dinilai memiliki potensi besar dalam mendongkrak pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja.

Jamal juga menyoroti kondisi Aceh yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana, seperti banjir dan longsor, yang berdampak pada infrastruktur dan perekonomian masyarakat.

“Aceh masih butuh perhatian serius dari pemerintah pusat. Otsus 2,5 persen adalah solusi konkret untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, akademisi hingga pemangku kebijakan, untuk bersatu memperjuangkan hak Aceh.

“Ini bukan kepentingan kelompok, tapi perjuangan untuk masa depan rakyat Aceh agar lebih sejahtera, mandiri, dan bermartabat,” katanya.

Panglima Milenial Aceh Pusat, lanjutnya, akan terus mengawal isu ini hingga ke tingkat nasional dan siap mengambil langkah strategis agar aspirasi masyarakat Aceh mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Aceh harus bangkit. Otsus 2,5 persen wajib diperjuangkan tanpa kompromi,” tegas Jamal.*

Penulis : Marwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *