Pangkalpinang, Asatu Online – PT Timah Tbk terus memperkuat dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyerap produk lokal untuk kebutuhan perusahaan.
Langkah ini menjadi upaya nyata membantu pelaku usaha bertahan di tengah tekanan ekonomi, khususnya pasca Lebaran. Dalam kegiatan halalbihalal perusahaan, PT Timah tercatat membeli ribuan produk UMKM.
Melalui program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK), PT Timah memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari permodalan, pembinaan, pelatihan, hingga promosi dan pemasaran bagi UMKM di wilayah operasionalnya.
Salah satu pelaku UMKM binaan, Yuliana, pemilik usaha lada putih “Pak Umar”, mengaku mendapat pesanan ratusan kemasan dari PT Timah. Pesanan tersebut menjadi penopang di tengah penjualan yang cenderung menurun setelah Lebaran.
“Alhamdulillah sangat membantu. Setelah Lebaran biasanya sepi, jadi pesanan ini membuat usaha kami tetap berjalan,” ujarnya.
Yuliana mengungkapkan, pelaku UMKM saat ini menghadapi tantangan kenaikan harga bahan baku dan kemasan. Harga plastik dan bahan lainnya meningkat, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, sehingga sulit menaikkan harga jual.
Untuk memenuhi pesanan tersebut, ia membutuhkan waktu sekitar satu minggu, mulai dari pengadaan bahan hingga proses pengemasan.
Selain lada putih, PT Timah juga menyerap berbagai produk UMKM lain, seperti olahan hasil laut, aneka camilan, hingga produk rumahan.
Pelaku UMKM lainnya, Novika, menyebut pesanan sebanyak 500 paket produk dari PT Timah mampu mendongkrak omzet secara signifikan.
“Ini pertama kali dapat pesanan sebesar ini. Sangat membantu meningkatkan pendapatan, apalagi usaha kami rumahan,” katanya.
Hal senada disampaikan Zulaikha. Ia menyebut pesanan dari PT Timah sangat berarti bagi keberlangsungan usahanya.
“Kami butuh sekitar tiga hari untuk produksi. Pesanan ini sangat membantu UMKM seperti kami,” ujarnya.
Program ini dinilai mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Para pelaku UMKM berharap dukungan serupa terus berlanjut, baik melalui peningkatan kegiatan perusahaan maupun penyelenggaraan bazar UMKM secara rutin.**














