Banda Aceh, Asatu Online – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2027, Rabu (8/4/2026), di Hotel Grand Nanggroe.
Dalam sambutannya, M. Nasir menegaskan forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.
“Forum ini menjadi sarana menyinkronkan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara pusat dan daerah,” kata Sekda.
Ia menambahkan, forum ini memberi kesempatan bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan konstruktif, mencegah tumpang tindih program, dan memastikan indikator kinerja relevan.
RKPA 2027 mengusung tema percepatan pemulihan pascabencana melalui pembangunan tangguh dan berkelanjutan. Sepuluh prioritas utama meliputi penguatan syariat Islam, penurunan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, transformasi digital, peningkatan kualitas SDM, hingga perlindungan lingkungan hidup.
M. Nasir memaparkan beberapa indikator makro yang menjadi tantangan Aceh. Pertumbuhan ekonomi kumulatif hingga 2025 tercatat 2,97 persen akibat bencana alam akhir tahun lalu, sementara target 2029 sebesar 6,6 persen. Tingkat kemiskinan pada September 2025 masih 12,22 persen, dengan target penurunan menjadi 6,39–7,39 persen pada 2029.
Selain itu, inflasi tahunan Aceh tercatat 5,31 persen hingga Maret 2026. Sekda menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mengintegrasikan perencanaan pembangunan dengan penanggulangan bencana.
“Pembangunan ke depan harus adaptif terhadap risiko, agar tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga melindungi masyarakat dan aset daerah,” tegas M. Nasir.
Forum ini diharapkan menjadi wadah partisipasi aktif seluruh peserta untuk menghasilkan kebijakan tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat Aceh. **
Penulis : Marwan














