Babel  

Mahasiswa Bisnis Digital Polman Babel Pelajari Produksi Siaran di TVRI Babel

Pangkalpinang, Asatuonline – Mahasiswa semester IV Program Sarjana Bisnis Digital Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung melakukan kunjungan studi lapangan ke LPP TVRI Bangka Belitung, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang terintegrasi dengan mata kuliah Project Bisnis Digital, E-Commerce, dan Marketing Communication.

Sebanyak 30 mahasiswa Program Studi Bisnis Digital mengikuti kegiatan tersebut dengan didampingi lima orang dosen. Rombongan disambut jajaran internal TVRI Bangka Belitung yang memberikan pemaparan mengenai profil lembaga penyiaran publik tersebut serta aktivitas produksi dan penyiaran yang dijalankan.

Dosen yang turut mendampingi mahasiswa dalam kegiatan ini antara lain Indah Riezky Pratiwi, M.Pd., Lamia Eva Rini, MBA, Lusi Olis Vera, M.M., Septiana Sihombing, M.Si., serta Hendrik Ali, M.M. Para dosen juga mengaitkan langsung materi yang dipelajari di kelas dengan praktik industri yang diamati mahasiswa di lapangan.

Dosen pendamping Hendrik Ali mengatakan, kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami proses produksi konten di industri media kreatif.

“Mahasiswa bisa melihat secara langsung bagaimana proses produksi konten di industri penyiaran. Pengalaman ini tentu menjadi nilai tambah bagi pemahaman mereka,” kata Hendrik saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, mahasiswa diperlihatkan alur produksi siaran mulai dari tahap perencanaan program, proses produksi di studio, hingga tahapan pascaproduksi. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata mengenai dunia kerja di industri media, khususnya lembaga penyiaran publik.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai adaptasi media penyiaran terhadap perkembangan teknologi digital. Dalam kesempatan tersebut, TVRI memperkenalkan strategi omnichannel yang digunakan untuk mendistribusikan konten dari televisi konvensional ke berbagai platform digital seperti OTT, aplikasi TVRI Klik, hingga media sosial.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mempelajari strategi digital branding yang dilakukan TVRI dalam upaya menjangkau audiens milenial dan generasi Z. Salah satu strategi yang diterapkan yakni mengemas ulang konten siaran televisi menjadi video pendek seperti reels dan konten TikTok agar lebih mudah menjangkau pasar digital.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga diperkenalkan dengan prinsip produksi konten di era digital yang dikenal dengan konsep Content is King, Distribution is Queen. Prinsip tersebut menjadi dasar dalam pengembangan konten media agar mampu menjangkau audiens lebih luas.

Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa juga diajak melihat berbagai fasilitas produksi yang dimiliki TVRI Bangka Belitung, seperti studio siaran, ruang podcast, simulasi produksi siaran langsung, hingga ruang editing pascaproduksi.

Meski waktu kunjungan terbatas, kegiatan tersebut dinilai memberikan gambaran awal mengenai proses kerja di industri penyiaran.

Ke depan, pihak dosen berharap kunjungan ini dapat menjadi awal kerja sama berkelanjutan antara Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung dengan TVRI Bangka Belitung.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk membuka peluang program magang serta kunjungan studi rutin bagi mahasiswa agar semakin memahami praktik di dunia industri. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *