Caption : Petugas damkar usai melakukan pemadaman rumah tinggal dan satu unit mobil hangus terbakar
Jakarta, Asatu Online – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara. Sebuah rumah tinggal beserta satu unit mobil hangus terbakar di Jalan Swasembada Barat XXV, RT 11 RW 11, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jumat (9/1/2026) sore.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian, memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri serta harta benda di sekitar rumah yang terbakar.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengungkapkan bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam rumah.
“Dugaan awal penyebab kebakaran adalah fenomena kelistrikan atau korsleting. Api dengan cepat menjalar karena material bangunan dan kondisi rumah,” kata Gatot saat dikonfirmasi.
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh pengurus wilayah dan warga setempat yang sedang berkumpul di sekitar lokasi. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar dan sulit dikendalikan.
Melihat situasi semakin memburuk, warga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara langsung mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 65 personel ke lokasi kejadian.
“Objek yang terbakar meliputi satu unit rumah dengan luas sekitar 10 x 20 meter persegi dan satu unit mobil yang berada di dalam area rumah,” jelas Gatot.
Petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran merembet ke bangunan lain yang berada di kawasan permukiman padat tersebut. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai lebih dari Rp200 juta.
Gatot mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menggunakan colokan berlebihan, dan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman guna mencegah kebakaran,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif dan proses pendinginan telah selesai dilakukan oleh petugas. (*)













