Pangkalpinang, Asatu Online— PT TIMAH Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah operasional Perusahaan. Salah satunya melalui dukungan kepada pengurus Masjid Al Hikmah Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, pada Rabu (26/11/2025).
Melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL), PT TIMAH Tbk secara konsisten membantu rumah ibadah guna meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beribadah. Bantuan ini diserahkan langsung di wilayah operasional perusahaan.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Temberan, Firmansyah, mengatakan bahwa pihaknya belum lama mengajukan proposal renovasi Masjid Al Hikmah dan mendapat respon positif dari PT TIMAH Tbk. “Alhamdulillah hari ini direalisasikan. Kami sangat berterima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang sudah membantu masyarakat kami. Semoga perusahaan semakin jaya dan terus membantu masyarakat di wilayah operasionalnya,” ujarnya.
Ketua Yayasan Masjid Al-Hikmah, Irmia Ahmal, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan untuk menampung lebih banyak jemaah mengingat Masjid Al Hikmah merupakan salah satu masjid tertua di Temberan dan jumlah penduduk semakin bertambah. “Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga ikon dan bagian dari sejarah warga. Alhamdulillah PT TIMAH bisa membantu renovasi ini,” katanya.
Sebelumnya, dana renovasi juga berasal dari berbagai pihak, seperti swadaya masyarakat, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, donatur, pengunjung wisata, dan kini dukungan PT TIMAH Tbk.
Irmia berharap PT TIMAH Tbk terus memberikan perhatian terhadap fasilitas keagamaan, khususnya di wilayah terdampak aktivitas pertambangan.
Lurah Kelurahan Temberan, Iswansyah, turut mengapresiasi kontribusi PT TIMAH Tbk. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu proses renovasi. “Kami berharap PT TIMAH terus berjaya dan selalu menjadi pihak yang terdepan dalam mendukung kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan dukungan berkelanjutan terhadap rumah ibadah, PT TIMAH Tbk berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasionalnya.















