Pangkalpinang, Asatu Online— PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan rumah layak huni bagi warga berpenghasilan rendah di wilayah operasional perusahaan.
Program ini merupakan bagian dari dukungan PT Timah terhadap target pemerintah dalam penyediaan 3 juta rumah, guna mengatasi backlog perumahan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sejak Januari hingga Agustus 2025, PT Timah telah membangun dan merenovasi tujuh rumah layak huni di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau. Program ini diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat.
Salah satu penerima bantuan, Nursen Nein (66), warga Desa Lalang, Kabupaten Belitung Timur, mengaku sangat terharu karena rumah peninggalan tahun 1948 miliknya akan segera direhab. Kondisi atap dan dinding yang rusak membuat dirinya kerap khawatir saat musim hujan.
“Kondisi rumah memang perlu segera direhap, terutama atap dan dinding yang rusak berat. Apalagi rumah ini sudah tua, sehingga banyak bagian yang lapuk,” ujarnya.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa rumah merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup. Dengan rumah yang layak, masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
“Program ini juga sejalan dengan target pemerintah menyediakan 3 juta rumah bagi rakyat,” kata Anggi.
Selain memenuhi kebutuhan papan masyarakat lingkar tambang, inisiatif ini menegaskan komitmen PT Timah dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta mendukung pembangunan nasional.















