Serang, Asatu Online– Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang menolak gugatan yang diajukan kubu Desi Ferawati terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Serang terkait penetapan Bahrul Ulum sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang.
Dengan putusan tersebut, posisi Bahrul Ulum sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang dinyatakan sah secara hukum, dan SK Bupati tetap memiliki kekuatan hukum yang mengikat.
“Putusan majelis menyatakan gugatan penggugat tidak diterima. Artinya, SK Bupati tetap sah dan berlaku,” kata kuasa hukum Bahrul Ulum, Deni Ismail Pamungkas, Selasa (22/7/2025).
Deni menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kemenangan hukum yang mempertegas legalitas Bahrul Ulum sebagai ketua hasil Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Serang.
“Alhamdulillah, proses panjang sejak Februari hingga Juli ini akhirnya tuntas. Sekitar 8 sampai 9 kali persidangan, baik luring maupun daring, dan hasilnya sangat memuaskan karena gugatan mereka tidak diterima,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada majelis hakim yang dinilai telah memeriksa perkara secara objektif dan menjunjung tinggi asas hukum acara yang berlaku.
Sementara itu, Bahrul Ulum menyatakan rasa syukur atas putusan tersebut dan menegaskan akan segera melaporkan hasil putusan ke Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan dinas terkait selaku pembina teknis Karang Taruna.
“Kami hormati proses hukum. Selanjutnya, kami akan mulai menjalankan program-program Karang Taruna. Dari awal tidak ada dualisme, karena baik provinsi maupun pusat hanya mengakui hasil Temu Karya yang menetapkan saya sebagai ketua,” jelasnya.
Bahrul berharap pihak penggugat bisa menerima keputusan ini dengan lapang dada demi kepentingan bersama.
“Harapan saya, mari kita akhiri polemik ini dan bersatu membangun Kabupaten Serang. Tidak ada lagi faksi-faksi, kita satu Karang Taruna,” ujarnya.
Bahrul yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Serang mengaku sudah sempat berkomunikasi secara santai dengan Desi Ferawati usai putusan.
“Tadi saya ngobrol dengan Bu Desi, ya memang sambil bercanda. Tapi beliau bilang, ‘ya sudah Pak Ketua, yang terbaik saja’,” pungkasnya. (*)















