DISPARBUDKEPORA BABEL GANDENG FKP BABEL GELAR PELATIHAN SOCIOPRENEUR PENGOLAHAN SAMPAH

Sungailiat, Asatu Online — Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (DISPARBUDKEPORA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda (Sociopreneur) berbasis pengolahan sampah organik di Kabupaten Bangka, Selasa, 24 Juni 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penjabat Bupati Bangka beserta sejumlah pejabat terkait di Kabupaten Bangka.

Kepala Disparbudkepora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Widya Kemala Sari, menyampaikan bahwa program ini merupakan kolaborasi antara pihaknya sebagai OPD Kepemudaan dengan kelompok binaan yang berada di bawah naungan Disparbudkepora, yaitu Forum Wirausaha Muda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pemuda dalam mengembangkan aktivitas kewirausahaan agar terbentuk generasi muda yang mandiri, berdaya saing, dan modern.

“Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir para wiramuda baru yang mewarnai dunia kewirausahaan pemuda di Bangka Belitung. Selain itu, kami juga mendorong pemuda yang telah memulai usaha untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi daerah, termasuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.

Disparbudkepora menghadirkan narasumber yang kompeten untuk memberikan wawasan dan motivasi kepada generasi muda dalam menjalankan kewirausahaan sosial berbasis pengolahan sampah. Narasumber yang hadir antara lain:

Dr. Zamzani, S.Sos., M.A. (Dosen Kewirausahaan INPALAS),

Hermawan Bayu Seno, S.T., M.A.P. (Ketua HIPMI Bangka),

Arinda Unigraha, S.Pi. (Ketua Umum BECAK BABEL sekaligus Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung).

Ketua FKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arinda Unigraha, menyampaikan, “Alhamdulillah, kami dipercaya untuk menyelenggarakan pelatihan ini sebagai salah satu program untuk memperkuat jejaring kewirausahaan di kalangan generasi muda. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan karena sangat dibutuhkan oleh para pemuda. Melatih pemuda, memberikan akses permodalan, serta mendampingi dengan metode inkubasi wirausaha ke depan, menjadi harapan kami sebagai kelanjutan kegiatan ini. Ini merupakan investasi yang baik untuk pembangunan daerah, karena pemuda adalah bagian dari sumber daya manusia lokal yang perlu dikembangkan dan diberdayakan.”

Pemuda Pelopor Nasional ini juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas, Kabid Kepemudaan dan Kepramukaan, serta Kasubkor Kewirausahaan Pemuda yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Dosen Kewirausahaan INPALAS, Dr. Zamzani, S.Sos., M.A., turut menyerukan agar semua pihak mendukung gerakan-gerakan kreatif anak muda, khususnya yang berkaitan dengan kemandirian ekonomi.

“Pemuda Kabupaten Bangka harus banyak membuat forum seperti ini. Kewirausahaan perlu dikedepankan—menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja. Para pemuda harus didorong semangatnya dalam berwirausaha agar tidak menjadi beban pemerintah maupun sampah masyarakat. Forum seperti ini harus terus ada, kita dukung dan kembangkan bersama,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *