Aceh Besar, Asatu Online – Gampong Lam Bheu di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, berhasil mencatat prestasi membanggakan. Desa ini masuk dalam 15 besar nasional sebagai Gampong Digital.
Kepastian itu disampaikan Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Carbaini S.Ag.
“Insyaallah, besok Tim Kemendes RI akan meninjau langsung Gampong Lam Bheu,” ujar Carbaini di Kota Jantho, Selasa (24/6/2025).
Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan dalam rangka penilaian lanjutan program desa digital.
Keuchik Lam Bheu, drh. Syahrul HM, memastikan bahwa seluruh perangkat gampong dan warga telah siap menyambut kehadiran tim dari Kementerian Desa.
“Kami sudah menerima rundown kunjungan dari Kemendes. Insyaallah, masyarakat kami siap menyambut,” ujarnya.
Lam Bheu dilirik sebagai desa digital karena berhasil menerapkan tata kelola pemerintahan yang berbasis teknologi dan transparan.
Inovasi informasi publik yang dilakukan meliputi penggunaan website resmi, kanal media sosial aktif, serta aplikasi SIGAMLON.
SIGAMLON, singkatan dari Sistem Informasi Gampong Lam Bheu Online, menjadi tulang punggung pelayanan digital di desa tersebut.
Melalui aplikasi ini, warga dapat mengakses layanan administrasi, pelaporan, serta komunikasi langsung dengan pemerintah gampong.
“Semua informasi publik bisa diakses secara terbuka. Masyarakat juga bisa berinteraksi dengan pemerintah desa lewat platform digital,” kata Syahrul.
Gampong Lam Bheu juga dikenal sebagai desa modern yang menggabungkan kearifan lokal dengan kemajuan teknologi.
Tak hanya unggul dalam aspek digital, desa ini juga berprestasi dalam sektor jasa, perdagangan, dan kebudayaan.
Dengan pendekatan menyeluruh tersebut, Lam Bheu digadang-gadang sebagai model Desa Digital Mandiri dan Berdaya Saing di Aceh Besar.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi gampong lain di Aceh dalam menerapkan sistem pemerintahan yang lebih modern dan transparan. (*)















