Penampakan mobil penyidik Kejati Babel mendatangi Kantor BWS Babel (Foto : Istimewa)
Pangkalpinang, Asatu Online – Kasus dugaan korupsi proyek rutin di Satker Operasi dan Pemeliharaan (OP) BWS Bangka Belitung (Babel) resmi naik ke tahap penyidikan.
Proyek tahun anggaran 2023 dan 2024 ini diduga sarat penyimpangan.
Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Babel tak tinggal diam. Setelah melakukan penyelidikan lapangan, tim penyidik langsung menggeledah kantor Satker OP BWS Babel.
Hasilnya, sejumlah dokumen penting berhasil diamankan dari lokasi.
“Sudah ada temuan saat penyelidikan lapangan. Dan beberapa dokumen terkait proyek rutin berhasil disita,” ujar sumber terpercaya yang enggan disebut identitasnya, Senin (23/5/2024).
Menurut sumber tersebut, ekspos kasus sudah digelar pekan ini. Artinya, proses hukum resmi masuk babak penyidikan.
“Kalau tidak salah, minggu ini sudah ekspos. Kasusnya resmi naik ke penyidikan,” tambahnya.
Lebih mengejutkan lagi, dalam penyidikan awal, penyidik mengidentifikasi dua oknum pejabat di lingkungan BWS Babel yang diduga kuat terlibat.
“Ada dua orang pejabat yang diduga terlibat langsung,” ungkap sumber itu.
Namun, hingga saat ini pihak Kejati Babel masih belum buka suara ke publik.
Kasi Penkum Kejati Babel, Basuki Rahardjo, saat dikonfirmasi lewat WhatsApp, belum memberikan tanggapan apapun.
Upaya konfirmasi terus dilakukan, termasuk terhadap pihak-pihak yang disebut terlibat. (*)















