Polresta Pangkalpinang Gelar Simulasi Sispamkota untuk Pengamanan Pilkada Ulang 2025

Pangkalpinang, Asatu Online– Untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pangkalpinang menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di area Tugu 0 Kilometer, Kamis (19/6/2025).

Simulasi ini menjadi bagian dari Operasi Mantap Praja Menumbing 2025, yang melibatkan Forkopimda, Bawaslu, dan sejumlah instansi lainnya sebagai upaya bersama menjaga stabilitas menjelang pelaksanaan pesta demokrasi.

Akhmad Subekti, Asisten Pemerintahan dan Kesra, hadir mewakili Penjabat Wali Kota Pangkalpinang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan simulasi pengamanan tersebut.

“Kita berharap pelaksanaan Pilkada ulang nanti dapat berlangsung dengan lancar dan tanpa hambatan,” ucapnya.

Wakapolresta Pangkalpinang, AKBP Rendra Oktha Dinata, yang mewakili Kapolresta Kombes Pol Gatot Yulianto, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, apalagi mengingat hasil Pilkada serentak 2024 sebelumnya dimenangkan oleh kotak kosong.

“Saya mewakili Bapak Kapolresta yang hari ini menerima penghargaan atas pelayanan publik dan pembangunan zona integritas Polresta Pangkalpinang. Semoga capaian ini bisa menjadi penyemangat bagi seluruh pihak dalam simulasi ini,” ujarnya.

Rendra juga menambahkan bahwa situasi menjelang Pilkada ulang sejauh ini tergolong aman dan kondusif.

 

“Alhamdulillah, tahap persiapan berjalan cukup stabil. Ini berkat kerja sama seluruh elemen yang terlibat,” ucapnya.

Ucapan terima kasih pun disampaikannya kepada TNI, KPU, Bawaslu, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menciptakan suasana aman menjelang Pilkada ulang.

“Simulasi ini menjadi gambaran menyeluruh atas proses Pilkada ulang yang akan dilaksanakan tahun ini,” lanjut Rendra.

Ia berharap, pelaksanaan Pilkada 2025 ini bisa berlangsung lebih baik dan menghasilkan pemimpin yang mendapat legitimasi penuh dari masyarakat Pangkalpinang.

“Walaupun Pilkada 2024 berjalan aman, kita harapkan tahun ini jauh lebih baik dan menghasilkan pemimpin yang dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Rendra juga menekankan bahwa simulasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kesiapan semua pihak dalam menjaga keamanan selama proses demokrasi berlangsung. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *