Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar (Foto : asatuonline.id)
Jakarta, Asatu Online– Desakan pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mencuat. Kali ini datang dari Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar.
Rahmad secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi dan mengganti Kapolri demi mendorong reformasi internal dan regenerasi di tubuh Polri.
“Polri butuh sosok pemimpin yang berani, tegas, dan konsisten dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tegas Rahmad dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).
Ia menilai, sudah saatnya tongkat komando Polri diserahkan kepada figur yang mampu membawa perubahan signifikan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Meski tak menyebut nama secara gamblang, isu calon pengganti Kapolri mulai ramai diperbincangkan. Salah satu nama yang ikut mencuat adalah Irjen Pol Rudi Darmoko, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat dimintai tanggapan, Rudi Darmoko menanggapi santai isu tersebut. Ia menyatakan masih fokus menjalankan tugasnya saat ini.
“Saya masih menjalankan tugas sesuai arahan pimpinan. Terkait jabatan Kapolri, itu hak prerogatif Presiden,” ujar Rudi saat dihubungi terpisah.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo soal wacana pergantian Kapolri. Namun, spekulasi terus berkembang seiring meningkatnya sorotan terhadap kinerja kepolisian.
Sebagai informasi, posisi Kapolri merupakan jabatan strategis yang penunjukannya sepenuhnya berada di tangan Presiden. Publik kini menunggu langkah politik yang akan diambil Prabowo: bertahan dengan Jenderal Sigit atau mengusung wajah baru di pucuk pimpinan Polri. (Yn)















