Haru! Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 5 Sungailiat Penuh Tangis dan Harapan  

Sungailiat, Asatu Online – Suasana haru mewarnai acara perpisahan siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 5 Sungailiat, Senin (2/6/2025). Aula sekolah dipadati oleh para siswa, guru, orang tua, dan tamu undangan yang menyaksikan momen penuh kenangan tersebut.

Tahun ini, sebanyak 204 siswa, laki laki 84 siswa dan perempuan 110 siswa kelas IX resmi mengakhiri masa belajar mereka di bangku SMP. Dalam acara perpisahan yang dikemas meriah namun tetap sederhana itu, berbagai penampilan ditampilkan, mulai dari tari daerah, puisi perpisahan, hingga penyerahan penghargaan untuk siswa berprestasi.

Kepala SMPN 5 Sungailiat, Dahlan Simangunsong, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para siswa. Ia juga berpesan agar anak-anak tidak berhenti belajar dan tetap menjaga nama baik sekolah di jenjang pendidikan berikutnya.

“Tiga tahun bukan waktu yang sebentar. Kami para guru bangga telah menjadi bagian dari perjalanan kalian. Tetaplah rendah hati, hormati orang tua, dan kejar mimpi kalian setinggi langit,” ujar Dahlan dalam sambutannya.

Dahlan juga mengapresiasi kerja sama antara sekolah, orang tua, dan komite selama ini. Menurutnya, keberhasilan siswa tak lepas dari sinergi yang baik dari semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 5 Sungailiat, Suherman Saleh, juga menyampaikan sambutan menyentuh. Ia berharap para lulusan tetap semangat melanjutkan pendidikan dan tidak cepat puas atas capaian hari ini.

“Perpisahan ini bukanlah akhir, tapi awal dari perjalanan baru. Anak-anak kami tercinta, jadilah pribadi yang tangguh, berakhlak, dan berguna bagi masyarakat,” kata Suherman yang juga sempat membacakan pantun perpisahan yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Momen spesial juga diisi dengan penampilan siswa-siswi kelas IX yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler. Grup tari tradisional membawakan tarian daerah Bangka yang memukau penonton dengan gerakan yang anggun dan penuh semangat.

Tak ketinggalan, tim Paduan Suara SMPN 5 Sungailiat menyanyikan lagu perpisahan berjudul “Terima Kasih Guruku” yang membuat suasana semakin emosional. Beberapa guru tampak menyeka air mata saat lagu tersebut dikumandangkan.

Penampilan dari tim marching band sekolah juga turut memeriahkan acara. Dengan formasi rapi dan irama semangat, para siswa mengiringi prosesi masuk dan keluar kepala sekolah serta tamu kehormatan. Aksi ini mendapat sambutan meriah dari para undangan.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari siswa ekskul Pencak Silat. Mereka menampilkan drama pendek bertema “Perjuangan dan Persahabatan”, yang menceritakan perjuangan pendiri Pencak Silat. Pesan moral tentang kerja sama dan solidaritas pun disampaikan secara kreatif.

“Kami ingin kenangan ini tak hanya sebatas perpisahan, tapi juga menjadi motivasi bagi adik kelas untuk terus berprestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Aurel, salah satu siswi kelas IX yang juga anggota OSIS.

Acara berlangsung khidmat namun tetap hangat. Beberapa siswa dan guru tampak meneteskan air mata saat menyaksikan video dokumenter perjalanan mereka selama di sekolah. Tak sedikit pula orang tua yang ikut larut dalam suasana haru.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Para siswa pun berpamitan kepada guru dan staf sekolah dengan pelukan dan tangis haru. Sebuah momen yang akan dikenang sebagai akhir dari masa putih biru mereka.

Dengan berakhirnya acara tersebut, SMPN 5 Sungailiat kembali melepas lulusan yang siap melanjutkan langkah ke jenjang pendidikan lebih tinggi, membawa harapan besar untuk masa depan mereka dan nama baik sekolah. (Tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *