Aceh  

BUMG ‘Raseuki Poe’ Aceh Besar Sukses Kelola SDIT Hafizul Ilmi, Jadi Contoh Usaha Pendidikan Gampong

Aceh Besar, Asatu Online— Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Raseuki Poe di Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, sukses mengelola unit usaha pendidikan yang kini jadi sorotan. Sejak berdiri pada 2015, BUMG ini telah membuktikan bahwa dana desa bisa dikelola secara produktif lewat sektor pendidikan.

Unit usaha tersebut berupa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Hafizul Ilmi. Sekolah ini tumbuh menjadi salah satu lembaga pendidikan unggulan di Aceh Besar dan menjadi contoh pengelolaan BUMG berbasis pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.

SDIT Hafizul Ilmi berdiri di atas lahan milik gampong dengan fasilitas lengkap. Sekolah ini memiliki ruang belajar yang nyaman, perpustakaan, ruang guru, kantin, musala, lapangan terbuka, UKS, serta kamar mandi terpisah bagi siswa laki-laki dan perempuan.

Hingga 2024, sekolah ini menampung 219 siswa aktif dengan tenaga pendidik sebanyak 30 guru dan staf. Total alumni yang telah dihasilkan dari lima angkatan mencapai 187 orang. Semua operasional sekolah dikelola langsung oleh BUMG Raseuki Poe.

Kepala Sekolah SDIT, Artati, S.Pd.I, M.Pd, menyampaikan bahwa sekolah mereka mengusung kurikulum nasional yang dikombinasikan dengan nilai-nilai Islam. “Kami ingin mencetak generasi yang unggul secara intelektual dan juga kuat secara spiritual,” ujarnya.

Tak hanya berprestasi di bidang akademik, SDIT Hafizul Ilmi juga turut menyumbang Pendapatan Asli Gampong (PAG) Blang Krueng. Pada 2024, kontribusi sekolah ini terhadap PAG tercatat mencapai Rp35 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Carbaini, S.Ag, memberikan apresiasi terhadap capaian BUMG tersebut. Ia menilai, ini adalah bukti bahwa dana desa bisa memberi manfaat nyata jika diarahkan ke sektor produktif.

“BUMG seperti ini harus terus dibina. Pengelolaan dana desa tidak boleh hanya habis untuk kegiatan seremonial, tapi harus diarahkan ke sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” ujar Carbaini.

Keberhasilan BUMG Raseuki Poe di bidang pendidikan diharapkan bisa jadi model bagi gampong lain di Aceh Besar maupun wilayah lain. Pemanfaatan dana desa yang berorientasi pada keberlanjutan dinilai lebih berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan pola pengelolaan yang profesional dan transparan, SDIT Hafizul Ilmi bukan hanya menjadi sekolah unggulan, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa BUMG bisa menjadi motor penggerak pembangunan gampong dari sektor pendidikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *