Depok  

Kasus Mencuat, Siswa Dan Alumni SMPN 3 Depok Gelar Unjuk Rasa Tuntut Tuntaskan Kasus Pelecehan

Depok, Asatu Online –  Dampak dari kasus pelecehan yang terjadi di SMPN.3 Depok mendapat perhatian dari para siswa dan alumni. Ada nya solidaritas ratusan para siswa dan alumni SMPN 3 Depok akhirnya melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk dukungan kepada korban pelecehan yang diduga dilakukan oknum guru di sekolah tersebut. Selain itu, siswa dan alumni juga menuntut transparansi dan perlindungan untuk para korban. Jumat, (23/05/25)

Salah satu peserta aksi yang juga merupakan korban berinisial F, mengatakan pada awak media bahwa dirinya khawatir kedepannya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan atau bahkan diskriminasi dari pihak sekolah karena turut mengekspos kasus pelecehan tersebut.

Ada hal aneh yang di sampaikan Kepsek mengenai kasus pelecehan di SMPN 3 Depok yakni, Kepsek malah salahkan siswa. Kepsek SMPN 3 Depok Bantah Ada Pelecehan.

“Saya sebagai salah satu korban bersama yang lain turut serta dalam aksi ini agar kedepannya sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua siswa dalam belajar, nggak ada rasa takut dan khawatir akan terulang lagi kejadian serupa,” tegas F.

Aksi tersebut sempat dibubarkan secara paksa oleh pihak keamananan sekolah dan kepolisian yang membuat siswa berhamburan memasuki gang-gang disekitar sekolah.

Pihak keamanan berdalih, aksi tersebut telah mengganggu lalulintas di depan sekolah.

Dari informasi yang di dapat bahwa korban dari 7 kini bertambah jadi 13 orang Siswa. Sebelumnya, kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oleh seorang oknum guru SMP Negeri 3 Depok ini viral di media sosial melalui unggahan akun Instagram @sarahprasiskaa pada Rabu (21/5/2025).

Dalam unggahannya tersebut, pemilik akun mengatakan terdapat empat siswi yang berasal dari kelas 7 dan 8, yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum guru di SMP Negeri 3 Depok.

Berdasarkan perkembangan terbaru, pemilik akun @sarahprasiskaa mengatakan, sudah ada 13 orang yang terdiri dari siswi maupun alumni SMP Negeri 3 Depok, yang mengaku menjadi korban pelecehan oleh oknum guru tersebut.

Mereka mengaku mengalami pelecehan baik secara verbal maupun fisik di lingkungan sekolah.

“Korban saat ini bertambah empat orang, sehingga total sudah 13 korban. Dan bukan hanya pelecehan verbal,” tulis akun tersebut, dikutip pada Jumat (23/5/25). (Jo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *