Hardiknas 2025, BECAK BABEL Luncurkan Duta Pelajar Peduli Sampah dan Program Wirausaha Hijau

Bangka, Asatu Online–Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025, Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan BECAK BABEL kembali menggelar program edukatif dan inovatif bagi generasi muda, khususnya para pelajar tingkat SLTA di Kabupaten Bangka.

Kegiatan bertajuk Forum Pelajar Bangka Peduli Sampah 4.0 ini akan berlangsung mulai 5 hingga 30 Mei 2025. Program ini merupakan lanjutan dari inisiatif tahunan BECAK BABEL yang sudah dilaksanakan sejak 2018, meskipun sempat terhenti selama masa pandemi. Tahun ini menjadi pelaksanaan keempat, sehingga diberi label “4.0”.

Ketua Umum BECAK BABEL, Arinda Unigraha, menjelaskan bahwa tahun ini program digelar bertepatan dengan Hardiknas sebagai bentuk kontribusi nyata di bidang pendidikan.

“Biasanya kami mengadakan kegiatan ini di bulan Februari saat Hari Peduli Sampah Nasional. Namun tahun ini kami pilih bulan Mei agar selaras dengan semangat Hari Pendidikan Nasional. Ini adalah upaya kami untuk membentuk karakter pelajar yang peduli lingkungan,” ujarnya saat ditemui pada kegiatan perkemahan Saka Pramuka di Desa Air Anyir (2/5).

Kegiatan ini terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari seleksi peserta, pelatihan daring dan luring, hingga pelatihan intensif. Materi yang akan diberikan meliputi Pendidikan Lingkungan Hidup Berbasis Sekolah (PBLHS), pengenalan Sekolah Adiwiyata, jenis-jenis sampah rumah tangga, pengelolaan sampah organik dan anorganik, budidaya maggot BSF, pemanfaatan Lubang Resapan Biopori, serta isu-isu kesehatan lingkungan di kalangan pelajar.

BECAK BABEL juga menggandeng berbagai mitra strategis dalam penyelenggaraan program ini, antara lain Balai Wilayah Sungai Babel, FORDAS Babel, Dinas Pendidikan dan DLHK Provinsi, DLH Kabupaten, HAKLI Bangka, HIPMI Bangka, KNPI Bangka, PetaBencana.id, serta sektor swasta.

Yang istimewa, tahun ini juga akan diluncurkan dua inisiatif baru: Duta Pelajar Peduli Sampah dan Inkubasi Kewirausahaan Pelajar berbasis ekonomi sirkular. Program ini turut didukung oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) KLHK RI.

Arinda yang juga merupakan peraih Green Leadership Indonesia 2024 dan Pemuda Pelopor Nasional Kemenpora RI di bidang Lingkungan Hidup berharap para kepala sekolah SLTA di Bangka turut mengirimkan siswa terbaiknya untuk berpartisipasi.

“Kegiatan ini bisa mendukung program Sekolah Adiwiyata, Sekolah Sehat, dan akreditasi sekolah. Kami berterima kasih kepada sekolah-sekolah yang telah rutin berpartisipasi sejak empat tahun terakhir,” tutupnya. (A.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *