Caption : Plang Papan Nama proyek
Belinyu, Asatu Online — Proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) UPTD SMP Negeri IV Belinyu yang dikerjakan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka tahun anggaran 2024 menuai sorotan. Bangunan baru tersebut ditemukan mengalami keretakan, meskipun baru rampung beberapa bulan lalu.
Pekerjaan pembangunan ruang kelas ini menghabiskan anggaran Rp 241.443.000,00 dan dilaksanakan oleh CV Panca Jaya. Hasil investigasi Asatu Online pada Sabtu, 26 April 2025, menemukan sejumlah retakan pada bagian dinding bangunan, yang menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas konstruksi.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, Vini Awilia, menyatakan pihaknya telah meminta penyedia jasa untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut karena masih dalam masa pemeliharaan.
“Waalaikumsalam, sudah kita sampaikan ke penyedia. Karena masih masa pemeliharaan, Insyaallah segera diperbaiki,” ujar Vini melalui pesan singkat.
Namun, saat ditanya soal siapa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pemborong proyek tersebut, Vini memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban. Padahal, berdasarkan informasi yang diperoleh Asatu Online, proyek tersebut diduga dikerjakan oleh seseorang berinisial Rato. Hingga berita ini ditayangkan, Asatu Online masih menelusuri lebih lanjut keterlibatan Rato, yang belum berhasil dihubungi untuk dimintai klarifikasi.
Keretakan pada bangunan ini memunculkan kekhawatiran dari kalangan orang tua siswa terhadap keselamatan anak-anak mereka. Mereka mendesak agar pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap mutu pembangunan fasilitas pendidikan yang menggunakan dana APBD.
Asatu Online akan terus memantau perkembangan perbaikan RKB UPTD SMP Negeri IV Belinyu serta menelusuri lebih jauh siapa pihak yang bertanggung jawab atas proyek bermasalah ini. (*)















