Pangkalpinang, Asatu Online — Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bahar Buasan, dan Ketua KONI Provinsi Babel, Riky Kurniawan, menghadiri halal bihalal yang digelar pengurus PASI Babel dan PASI Kota Pangkalpinang, Minggu (6/4/2025).
Bertempat di kediaman Sekretaris PASI Babel, Fauzanul Hakim, di Kampak, Kelurahan Tua Tunu, Pangkalpinang, silaturahmi ini tak sekadar perayaan Idulfitri 1447 H, tapi juga menjadi ajang konsolidasi dan penyatuan visi dalam pembinaan atletik yang lebih membumi.

Dengan semangat “Atletik Dimulai dari Rumah, Ditularkan dari Rumah ke Rumah”, acara ini menegaskan bahwa pembinaan atletik tak cukup hanya di lintasan, tapi juga harus menyentuh akar: keluarga dan lingkungan sekitar.
Ketua PASI Babel, Bahar Buasan, menekankan pentingnya sinergi dari lingkup paling kecil: rumah. “Pembinaan tak hanya tugas pelatih atau organisasi. Ini tentang gerakan kolektif. Dari rumah ke rumah, dari keluarga ke komunitas. Karena di situlah semangat, karakter, dan komitmen seorang atlet ditempa sejak dini,” ujar Bahar.

Ia menambahkan bahwa halal bihalal ini menjadi momentum menyatukan hati dan langkah dalam memperkuat fondasi organisasi. “Kita butuh kekompakan internal. Kalau kita solid, kita akan kuat di luar. Atletik Babel tak boleh tertinggal,” tegasnya.
Senada dengan Bahar, Ketua KONI Babel Riky Kurniawan mengapresiasi kerja nyata PASI yang dinilainya sebagai salah satu cabor paling aktif dan terstruktur. “Kami melihat keseriusan dan arah yang jelas dari PASI. Pembinaan atletik yang dimulai dari lingkungan terkecil ini harus terus kita dorong dan perkuat,” kata Riky.

Ia menegaskan bahwa KONI siap memberi dukungan, baik dalam hal program maupun anggaran, untuk menciptakan sistem pembinaan atletik yang berjenjang dan berkelanjutan.
Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Polda Babel, yang menunjukkan bahwa olahraga adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran mereka memperkuat pesan bahwa pembinaan atletik harus melibatkan berbagai sektor, mulai dari keluarga hingga aparat dan tokoh masyarakat.

Sebagai tuan rumah, Sekretaris PASI Babel, Fauzan, menegaskan pentingnya membangun ekosistem pembinaan atletik yang kuat dan akrab. “Ini bukan hanya silaturahmi biasa. Ini penguatan komitmen kita bersama. Atletik harus menjadi gerakan yang lahir dari rumah dan menyebar dari rumah ke rumah,” ujarnya.
Dalam suasana penuh kehangatan, para pengurus terlibat diskusi santai tentang rencana jangka panjang PASI, termasuk pemetaan dan pencarian bibit atlet hingga pelosok desa. Visi besar ini menjadi bukti bahwa PASI tidak sekadar bicara prestasi, tetapi juga keberlanjutan.

Acara ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah yang penuh kekeluargaan. Dari rumah Fauzan di Tua Tunu, semangat pembinaan atletik kembali ditegaskan: dimulai dari rumah, ditularkan dari rumah ke rumah, hingga menyatu dalam gerakan besar membangun prestasi olahraga Bangka Belitung.
PASI Babel di bawah kepemimpinan Bahar Buasan terus melangkah konsisten. Dengan kekompakan pengurus, dukungan KONI, dan keterlibatan masyarakat, atletik Bangka Belitung siap melesat, bukan hanya sebagai cabang prestasi, tapi sebagai budaya kebugaran yang tumbuh dari rumah. [Yani]















