Pangkal Pinang, Asatu Online– DPRD Kota Pangkalpinang menggelar rapat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Pangkalpinang Tahun 2024 pada Kamis (27/3/2025). Penyampaian LKPJ ini merupakan kewajiban tahunan pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan.
Ketua DPRD Pangkalpinang menegaskan bahwa laporan ini mencakup berbagai sektor yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk keuangan, pendidikan, kesehatan, dan investasi.

Sementara itu, Pj Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menyampaikan bahwa tahun 2024 merupakan periode penuh tantangan bagi Kota Pangkalpinang. Selain menghadapi Pilkada Serentak, kota ini juga mengalami tiga kali pergantian Pj Wali Kota dalam satu tahun.
Meski demikian, Pemerintah Kota Pangkalpinang tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan dengan optimal. Salah satu pencapaian signifikan adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang semula ditargetkan Rp953,6 miliar, namun naik menjadi Rp1,01 triliun atau meningkat 6,52 persen, dengan realisasi mencapai 99,99 persen.

Di sektor pendidikan, anggaran sebesar Rp249,1 miliar telah terealisasi 93,90 persen. Sementara di bidang kesehatan, dari Rp285 miliar yang dialokasikan, telah terserap Rp275,2 miliar. Untuk sektor perumahan rakyat, realisasi anggaran mencapai 94,73 persen, sedangkan keamanan dan ketertiban masyarakat terealisasi 97,19 persen.
Pj Wali Kota juga menyoroti lonjakan investasi di Kota Pangkalpinang yang mencapai Rp4,94 triliun, naik 208 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp1,6 triliun.
Menutup laporannya, Unu Ibnudin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat untuk membangun Pangkalpinang yang lebih maju.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama yang baik. Mari kita kurangi kompetisi yang tidak perlu dan lebih banyak berkolaborasi untuk kemajuan Kota Pangkalpinang,” tutupnya.
Wartawan : Anggun (ADV)















