Bangka Barat, Asatu Online – PT Timah Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan dan kesehatan anak-anak, termasuk penyandang disabilitas. Kali ini, perusahaan menggelar program makan bergizi bersama siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Kamis (12/12/2024).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara PT Timah dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, yang turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat Hengki Wibawa, Division Head Processing and Refinery PT Timah Sofian Simangunsong, dan Plt Camat Mentok Rini Indra Sari.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Nadifa Anayafitama, siswi kelas 1 A SMP SLB Mentok, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Sangat senang diberi makanan bergizi dari PT Timah. Terima kasih PT Timah,” ujar Nadifa yang merupakan penyandang tunanetra.
Hal serupa disampaikan Putri, siswi kelas 3 SMA SLB Mentok, melalui bahasa isyarat.
“Terima kasih kepada PT Timah yang sering datang ke sekolah kami. Kali ini memberikan makanan bergizi buat kami. Kami cinta PT Timah,” ungkapnya.
Dukungan Berkelanjutan untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Kepala Sekolah SLB Negeri Mentok, Arif Jananto, mengapresiasi kepedulian PT Timah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah yang terus peduli terhadap anak-anak kami. Pemenuhan gizi sangat penting untuk tumbuh kembang mereka. Program makan bergizi ini sangat bermanfaat,” ujar Arif.
Ia berharap program ini terus dilaksanakan untuk mendukung kebutuhan nutrisi para pelajar sehingga mereka dapat tumbuh optimal.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Bangka Barat, Hengki Wibawa, juga mengapresiasi inisiatif PT Timah yang sejalan dengan program pemerintah pusat.
“Kegiatan ini adalah bagian dari uji coba program nasional yang akan dilaksanakan secara penuh pada 2025. Tujuannya adalah menyiapkan generasi emas 2045 dengan pemenuhan gizi yang memadai,” katanya.
Komitmen PT Timah untuk Pendidikan Inklusif
Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menjelaskan bahwa program makan bergizi ini telah dilaksanakan di berbagai sekolah, termasuk SLB Negeri Mentok, sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pendidikan inklusif.
“Program ini tidak hanya dilakukan di sekolah umum, tetapi juga di sekolah luar biasa. Kami ingin memastikan anak-anak penyandang disabilitas juga mendapatkan manfaat,” ujar Anggi.
PT Timah juga menjalankan berbagai program lain di SLB Negeri Mentok, seperti sekolah entrepreneur difabel.
“Kami berharap program-program ini memberikan dampak positif bagi pelajar, terutama penyandang disabilitas. Perusahaan berkomitmen mendukung pendidikan inklusif,” tambahnya.
Selain itu, PT Timah secara konsisten mendukung sektor pendidikan melalui berbagai program, seperti pemberian beasiswa, peningkatan sarana-prasarana sekolah, dan pemenuhan gizi anak.
Dengan program ini, PT Timah turut mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan stunting untuk menciptakan generasi emas 2045. (*)














