Dari Kepulauan Meranti ke SMAN 1 Pemali, Bazla Kejar Beasiswa PT TIMAH yang Diimpikan Sejak SD

PangkalPinang, Asatu Online — Seleksi Program Kelas Beasiswa PT TIMAH di SMAN 1 Pemali Tahun Ajaran 2026/2027 terus bergulir. Puluhan pelajar terbaik dari berbagai daerah kini bersaing memperebutkan kursi program pendidikan unggulan yang telah berjalan sejak tahun 2000 itu.

Tahapan seleksi yang berlangsung pada 6–11 Mei 2026 meliputi Tes Potensi Akademik, psikotes, wawancara, psikologi klinis, hingga validasi dokumen. Seleksi digelar di Pulau Bangka, Belitung, Kepulauan Riau, dan Riau.

Sebanyak 60 peserta yang lolos tahap awal kini memperebutkan 34 kursi penerimaan Program Kelas Beasiswa PT TIMAH. Sementara total pendaftar tahun ini mencapai 194 siswa.

Program beasiswa ini kembali menjadi magnet bagi pelajar berprestasi dari wilayah operasional perusahaan. Selain membuka akses pendidikan gratis di sekolah unggulan, program ini juga dinilai mampu menjadi jalan untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Salah satu peserta, Jericha Putri Sahila, siswi SMPN 2 Karimun, mengaku tertarik mengikuti seleksi karena reputasi SMAN 1 Pemali yang dikenal berprestasi.

“Saya tertarik ikut seleksi karena sekolahnya bagus, prestasinya banyak, dan paling menonjol dibanding yang lain. Saya juga tahu informasi ini dari kakak kelas yang pernah sekolah di sana,” ujarnya usai mengikuti tes.

Jericha mengaku senang bisa mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Meski sempat gugup, ia merasa mendapatkan pengalaman baru sekaligus teman dari berbagai daerah.

“Pastinya senang dan berharap bisa lolos lagi ke tahap selanjutnya. Memang sedikit deg-degan, tapi seru karena dapat banyak teman dan pengalaman baru,” katanya.

Antusiasme serupa juga datang dari Bazla Atqiya, siswi SMPN 3 Rangsang asal Tanjung Samak, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bazla mengaku sudah menargetkan program beasiswa tersebut sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia termotivasi karena melihat kualitas pendidikan di SMAN 1 Pemali yang dinilai mampu mendukung masa depannya.

“Saya tertarik dan termotivasi ikut program ini karena sekolahnya maju dan bisa membantu saya mencapai cita-cita,” ungkapnya.

Informasi mengenai program itu ia dapatkan dari salah satu anggota keluarganya yang pernah mengikuti program serupa. Bazla pun mengaku bahagia karena berhasil lolos hingga tahap seleksi lanjutan.

“Harapan saya tentu bisa lulus seleksi karena memang sudah berminat sejak kelas 6 SD,” tambahnya.

Program Kelas Beasiswa PT TIMAH selama ini dikenal sebagai salah satu program pendidikan unggulan bagi siswa berprestasi di wilayah operasional perusahaan. Selain mendapatkan pendidikan akademik secara gratis, para siswa juga memperoleh pembinaan karakter dan pengembangan kompetensi untuk mendukung masa depan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *