DPRD Bangka Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kab. Bangka TA 2022

  • Bagikan

Bangka, Asatu Online – DPRD Kabupaten Bangka menggelar rapat paripurna penyampaian Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Bangka Tahun Anggaran (TA) 2022, Senin (10/7/2023).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar, mengatakan bahwa Rapat Paripurna Hari Ini, Bupati Akan Menyampaikan Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2022 Kepada DPRD.

“Sebelumnya Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Yang Diserahkan Pada Tanggal 25 Mei 2023 Yang Lalu, Bahwa Tahun Anggaran 2022 Pemerintah Kabupaten Bangka Meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujarnya.

Dengan Demikian, Iskandar mengatakan, Maka Pemerintah Kabupaten Bangka Sudah 9 (Delapan) Kali Meraih Predikat WTP Tersebut, dan 7 (Tujuh) Tahun Berturut-turut Sejak TA 2016 Sampai Dengan Tahun 2022.

“Atas nama DPRD Kabupaten Bangka, saya menyampaikan penghargaan setinggi tingginya, berkat kerja keras kita bersama dan ridho dari Allah SWT, sehingga kita patut bersyukur atas capaian tersebut,” ucapnya.

“Selamat Atas Diraihnya Predikat WTP Ini, Semoga Kita Dapat Mempertahankannya, Dan Menjadi Motivasi untuk meningkatkan Kinerja Yang Lebih Baik Khususnya Dalam Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kabupaten Bangka Sehingga Pada Tahun-Tahun Mendatang Kita Selalu Meraih Predikat WTP,” harap Iskdandar.

Sementara, Wakil Bupati Bangka Syahbudin, mengatakan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan secara resmi telah disampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bangka kepada Ketua DPRD dan Bupati Bangka di Kantor Perwakilan BPK RI Bangka Belitung di Pangkalpinang pada 25 Mei 2023 yang lalu.

“Alhamdulillah, Dari Hasil Audit BPK Kali Ini, Opini Yang Diberikan Adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Sesuai Dengan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RINomor:84.B/S-HP/XVIII.PPG/05/2023 Tanggal 25 Mei 2022,” ucap Wakil Bupati Bangka.

Penyampaian Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2022 Ini Terdiri Dari Tujuh Laporan Keuangan Yang Terdiri Dari:

1.Laporan Realisasi Anggaran.

2. Neraca.

3. Laporan Arus Kas.

4. Laporan Operasional

5. Laporan Perubahan Ekuitas.

6. Laporan Perubahan Saldo

Anggaran Lebih.

7. Catatan Atas Laporan Keuangan.

Ringkasan Dari Laporan Pertanggung Jawaban APBD Kabupaten Bangka Setelah Audit BPK, Tahun Anggaran 2022 Adalah Sebagai Berikut :

1. Laporan Realisasi Anggaran

A.Realisasi Pendapatan sebesar Rp.1.325.554.052.155,13

B.Realisasi Belanja Dan transfer Sebesar Rp.1.299.818.887.715,34.

C. Pembiayaan

• Realisasi Penerimaan Pembiayaan Sebesar Rp.128.201.931.505,43

• Realisasi Pengeluaran Pembiayaan Sebesar Rp.3.000.000.000,00

Realisasipembiayaan Netto Sebesar Rp.125.201.931.505,43

D. Silpa Sebesar Rp.150.937.095.945,22

2. Neraca

• Aset sebesar Rp.2.320.572.273.330,56

• Kewajiban Sebesar Rp.31.305.253.422,09

• Ekuitas Sebesar Rp.2.289.267.019.908,47

• Kewajibandan Ekuitas Dana Sebesar Rp.2.320.572.273.330,56

3. Laporan Arus Kas, Laporan Arus Kas Sampai Dengan Per31 Desember 2022 Adalah Sebagai Berikut :

A.Saldo Awal Kas Per 1 Januari Tahun 2022 Rp.125.428.707.486,35

B. Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasional Sebesar Rp.248.489.246.777,78

C. Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Investasi Non Keuangan -Rp.-224.788.254.462,84:

D. Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Pendanaan Sebesar Rp.2.862.508.689,00

E. Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Non Anggaran Transitoris Rp.0,00

F. Saldo Akhir Kas Per 31 Desember Tahun 2022 Sebesar Rp.151.026.076.407,14

4. Laporan Operasional Laporan Operasional Per 31 Desember 2022 Adalah Sebagai Berikut :

A. Pendapatan Rp.1.435.389.177.707,94 Yang terdiri dari :

• Pendapatan Asli Daerah Sebesar Rp.159.237.463.354,03

• Pendapatantransfer Sebesar Rp.1.208.967.660.645,00

Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Sebesar Rp.67.184.053.708,91

B. Beban Sebesar Rp.1.248.851.706.723,19

C. Defisit Dari Kegiatan Non Operasional Sebesar – Rp.3.771.828.285,67

D. Defisit Pos Luar Biasa Sebesar – Rp.2.382.453.415,00

E. Defisit Dari Laporan Operasioanal Sebesar Rp.180.383.189.284,0

5. Laporan Perubahan Ekuitas Laporan Perubahan Ekuitas Sampai Dengan Per 31 Desember 2022 Adalah Sebagai Berikut :

A. Ekuitas Awalrp.2.078.427.396.427,00

B. Defisitdari Laporan Operasional Sebesar Rp.180.383.189.284,08

C. Dampak kumulatif Perubahan Kebijakan/ Kesalahan Mendasar Sebesar

Rp.30.456.434.197,39

D. Ekuitas Akhir Rp.2.078.427.396.427,00

6. Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih Per 31 Desember 2022 Sebesar Rp.150.937.095.945,22

A. Saldo Anggaran Lebih Awalsebesar Rp.125.339.422.816,43

B. Penggunaan Saldo Anggaran Lebih Sebagai Penerimaan Pembiayaan Tahun Berjalan

Sebesar Rp.125.339.422.816,43

C. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA)Sebesar Rp.150.937.095.945,22

D. Koreksi Kesalahan Pembukuan Tahun Sebelumnya Rp.0,00

7. Catatan Atas Laporan Keuangan Berisi Informasi Untuk Memudahkan Pengguna Atau Stakeholder Dalam Memahami Isi Laporan Keuangan, Sehingga Tidak Menimbulkan Berbagai Penafsiran Yang Berbeda Terhadap Isi Laporan Keuangan Yang Disajikan.

Loading

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *