Celoteh DY di Beberapa Grup WA Sebut Wartawan Abal- Abal Ternyata Berbuntut Panjang

  • Bagikan

Dr Aat Surya Safaat Msc Pemred media asatuonline.id yang juga menjabat Ketua Bid.Luar Negeri SMSI Pusat ( foto : dok.pribadi)

Pangkalpinang, asatuonline.id – Celotehan mantan Anggota DRPD Provinsi Bangka Belitung ( Babel ) Dedi Yulianto di beberapa grup Whats App ( WA ) yang menyebut Suherman Saleh wartawan asatuonline.id Abal – abal ternyata berbuntut panjang.

Pasalnya menurut Vito Sarbulan, bahwa Suherman Saleh saat ini menjabat sebagai Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI ) Provinsi Bangka Belitung.

Sebagai pengurus SMSI, Ketua SMSI Provinsi Bangka Belitung Vito Sarbulan mengaku terhina akibat ulah Dedi Yulianto di beberapa grup WA. Untuk itu atas nama SMSI Provinsi Bangka Belitung, Vito Sarbulan bersama SMSI Babel akan melaporkan Dedi Yulianto ke Polda Bangka Belitung.

” Kita akan laporkan DY ke Polda Babel terkait pernyataan DY yang menyebut Sekretaris SMSI Babel Suherman Saleh sebagai wartawan abal – abal. Ulah DY itu sudah menghina SMSI Babel,” Kata Vito, Rabu sore ( 23/2/2022) di Pangkalpinang.

Menurut Ketua SMSI Babel, tidak seharusnya Dedi Yulianto berkata yang tidak pantas di grup WA, apalagi sampai dua grup, karena Dedi Yulianto pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung dua priode.

“Tidak seharusnya DY berkata yang tidak pantas di grup WA, karena grup itu dibaca ratusan orang, apalagi DY itu mantan Dewan terhormat dan DY itu bergelar S2, hukum lagi. Jadi kami dari SMSI Babel tidak akan mentolerir hal tersebut,” tegas Vito.

Vito menilai apa yang di sebut Dedi Yulianto itu terhadap Sekretaris SMSI tidak tepat, masalahnya Suherman Saleh adalah wartawan yang kompeten, sudah mengantongi Sertifikat UKW Madya dari Dewan Pers dan Suherman Saleh juga tercatat sebagai Anggota PWI DKI Jaya.

KTA Wartawan Madya yang dikeluarkan dewan pers milik Suherman Saleh yang disebut DY wartawan abal – abal ( foto : dok.pribadi)

Jadi tidak tepat kalau sekelas Dedi Yulianto yang lancang menghina wartawan di grup WA, semestinya Dedi Yulianto lebih bersikap bijak dan arif.

Selanjutnya Vito Sarbulan mengutip perkataan Dedi Yulianto yang menyebut wartawan di beberapa grup WA, berikut kata – kata Dedi Yulianto tersebut.

“Kasihan bung herman ne ok,cari celah terus wk wknwk…banyak yg perusahaan yg lum terdaftar ngape yg kite bae di usik??????????,Allhamdulillah kalau  yg kita sudah lengkap semua baik BPJS Kesehatan maupun tenagakerja,ni oknum wartawan abal abal hanya nyarik sensai dan naek berita ?????, ” inilah kutipan pernyataan DY yang dikutip di beberapa grup Whats App di Babel.

Vito meminta untuk menyiapkan bukti – bukti terkait apa yang sudah dikatakan Dedi Yulianto di beberapa grup WA untuk bukti laporan ke Polda nanti.

” Siapkan bukti – bukti untuk membuat laporan ya,” tegas Ketua SMSI Babel ini dengan lantang.

Sementara itu Pemimpin Redaksi (Pimred) asatuonline.id Dr. Aat Surya Safaat Msc sangat mendukung langkah SMSI Babel akan melaporkan DY yang telah menyebut wartawannya dengan kata tidak pantas di beberapa grup WA.

“Kita akan dukung SMSI Babel membuat laporan ke Polda, karena perkataan DY sudah mencederai media asatuonline.id, dimana saya sebagai Pimred merasa terhina sekali,” imbuhnya.

Kartu tanda anggota PWI DKI Jaya milik Suherman Saleh ( foto : dok. pribadi)

Mantan Direktur Antara di New York Amerika Serikat ini mengaku terpukul sekali dengan ulah DY terhadap wartawannya, karena di asatuonline.id itu sudah 90 persen wartawannya kompeten, masa disebut Abal – abal.

” Dimedia asatuonline.id itu sudah 90 persen wartawannya sudah kompeten ( lulus UKW), kok dengan mudahnya mengatakan Abal – abal,” tambah Asesor Utama UKW Dewan Pers ini dengan tegas, Rabu (23/2)…( hotam)

 

 

 

 

 

 

 

 

Loading

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *