Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UPP JBB 3 Tuntaskan Stringing Terakhir SUTET 500 kV, Santuni Anak Yatim

Caption : PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (UPP JBB 3) menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Bekasi, Asatu Online — Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 dimanfaatkan PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (UPP JBB 3) untuk menegaskan komitmen pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah proyek.

Di tengah pelaksanaan pekerjaan stringing atau penarikan kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV looping Jakarta Priok–Muara Tawar–Bekasi, PLN UPP JBB 3 menggelar kegiatan seremoni penarikan kabel terakhir, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jaringan transmisi listrik bertegangan tinggi yang diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Manager PLN UPP JBB 3, Kasirun, mengatakan seremoni stringing terakhir tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan semangat penyelesaian proyek dengan mengutamakan keselamatan dan kualitas pekerjaan.

“Dalam rangka Hari Listrik Nasional, hari ini kami melaksanakan aktivitas stringing saluran terakhir. Mudah-mudahan pekerjaan ke depan dapat segera selesai dengan baik dan selamat,” ujar Kasirun kepada awak media.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga dari bagaimana kehadiran PLN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.

PLN Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Santuni Anak Yatim

Selain kegiatan pembangunan, PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

YBM PLN merupakan lembaga yang mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dari pegawai muslim di lingkungan PT PLN (Persero).

Penyerahan santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial PLN terhadap masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan proyek.

Kasirun menegaskan, kegiatan sosial ini merupakan wujud komitmen PLN agar kehadiran perusahaan tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial masyarakat.

“Kami dari Yayasan Baitul Maal PLN akan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya. Ini sebagai bentuk bahwa kami hadir tidak hanya melakukan aktivitas pembangunan, tetapi juga peduli kepada masyarakat sekitar proyek,” ungkapnya.

Momentum Hari Listrik Nasional, Perkuat Kepedulian

Peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat peran strategisnya dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

Pembangunan SUTET 500 kV looping Jakarta Priok–Muara Tawar–Bekasi merupakan bagian dari upaya penguatan jaringan transmisi listrik. Namun, di tengah pembangunan tersebut, aspek keselamatan kerja, kelancaran proyek, serta kepedulian terhadap masyarakat tetap menjadi perhatian.

Melalui kegiatan stringing terakhir dan penyerahan santunan anak yatim, PLN UPP JBB 3 berharap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan energi tidak hanya berbicara tentang kabel, menara, dan jaringan listrik, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial serta kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar. (*)

Penulis: Wahyu Widodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *