Isra Miraj, Suri Tauladan Kehidupan

Jakarta, Asatu Online — Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dirangkaikan dengan Tawaquf digelar khidmat di Masjid Jami Kesederhanaan, Jalan Kesederhanaan RT 007/RW 03, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Rabu malam (4/2/2026).

Kegiatan keagamaan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut dihadiri ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat. Suasana religius terasa sejak awal acara hingga penutupan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.

Tema yang diangkat dalam peringatan Isra Miraj kali ini adalah “Mi’raj adalah kisah perjuangan dan kesabaran, semoga kita bisa meneladani Rasulullah dalam setiap langkah hidup kita.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjadikan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dua penceramah turut mengisi tausiyah dalam acara tersebut, yakni Habib Hanif bin Abdurrahman Al Atthas dan K.H. Zainuddin Ali Al Ghozali. Keduanya menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menekankan nilai keimanan, keteladanan, serta akhlak Rasulullah SAW.

Dalam ceramahnya, para penceramah mengajak jamaah untuk tidak hanya memahami Isra Miraj sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, khususnya shalat, serta memperkuat kesabaran dan keistiqamahan dalam menghadapi ujian hidup.

Acara ini juga dihadiri unsur Tiga Pilar Kelurahan Keagungan, di antaranya Bhabinkamtibmas Aiptu Nurahman, Babinsa Serka Kusnudin dan Sertu Abdi, serta Kasatgas Satpol PP Junaedi. Kehadiran mereka menambah rasa aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.

Ketua RW 03 Kelurahan Keagungan, Iwan S, selaku ketua penyelenggara, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut dengan lancar dan penuh kekhusyukan.

Sementara itu, Kusadih selaku penanggung jawab kegiatan menegaskan bahwa peringatan Isra Miraj ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Rangkaian acara diisi dengan penampilan pengajian dan qosidah dari Majelis Taklim Huwannur pimpinan Habib Abdurrahman Alattas, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Maulid Nabi, ceramah agama, doa bersama, hingga penutup.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 00.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif, dengan jumlah jamaah yang hadir diperkirakan mencapai 150 orang. (*)

Penulis: Benk2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *