Kundur, Asatu Online— PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional, melalui pemberian bantuan alat tangkap kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ratu Laut Teluk Dalam, Desa Kundur.
Sekretaris KUB Ratu Laut Teluk Dalam, Dedi, mengatakan kelompok nelayan yang dipimpinnya telah lama terbentuk dengan jumlah anggota sebanyak 13 orang, yang seluruhnya merupakan nelayan tradisional.
“Kelompok kami sudah lama terbentuk, ada 13 orang anggota. Selama ini kami melaut secara tradisional, pakai sampan kecil dan mesin,” ujar Dedi.
Ia menjelaskan, bantuan dari PT TIMAH Tbk tersebut akan dimanfaatkan untuk membeli alat tangkap berupa jaring udang yang menjadi alat utama nelayan setempat.
“Baru tahun ini kami mendapat bantuan dari PT TIMAH Tbk. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk membeli alat tangkap, yaitu jaring udang, karena memang sebagian besar nelayan di sini menggunakan jaring udang,” jelasnya.
Dedi mengungkapkan, selama ini banyak jaring nelayan yang sudah rusak dan tidak layak pakai. Namun keterbatasan ekonomi membuat nelayan kesulitan mengganti alat tangkap tersebut.
“Hasil tangkapan sering kali tidak mencukupi untuk membeli jaring baru karena harga alat tangkap lebih mahal dibandingkan hasil tangkapan, sementara penghasilan nelayan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Bantuan jaring udang ini nantinya akan dibagikan kepada seluruh anggota kelompok, di mana masing-masing nelayan akan menerima tujuh unit jaring untuk menunjang aktivitas melaut.
“Jaring ini nanti dibagikan ke anggota kelompok. Harapannya hasil tangkapan bisa lebih banyak karena jaringnya masih baru. Kalau jaring baru, hasilnya tentu lebih maksimal,” tambah Dedi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT TIMAH Tbk terhadap nelayan tradisional dan berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan nelayan.
“Kami berharap ke depan ada kepedulian yang terus berlanjut untuk kelompok nelayan, tidak hanya bantuan alat tangkap, tetapi juga program pemberdayaan lainnya,” ujarnya.
Sebelumnya, PT TIMAH Tbk secara konsisten mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir, termasuk nelayan, melalui bantuan alat tangkap, bantuan bagi nelayan yang mengalami kecelakaan laut, serta dukungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan. (*)















