Jakarta, Asatu Online — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memberikan peringkat idA+ kepada PT Timah Tbk (TINS). Peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang sangat kuat dengan profil keuangan yang relatif baik serta adanya potensi dukungan tinggi dari induk perusahaan.
Pefindo dalam laporannya menyebutkan bahwa fundamental TINS masih cukup tangguh, terutama dari sisi pasar dan struktur modal. Namun, peringkat tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan eksternal, antara lain penambangan timah ilegal, volatilitas harga komoditas, serta faktor cuaca yang memengaruhi operasional.
Menurut Pefindo, peluang peningkatan peringkat terbuka apabila PT Timah Tbk mampu menunjukkan perbaikan kinerja operasional yang berkelanjutan, termasuk peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, dan kemampuan menghasilkan EBITDA yang kuat. Penguatan tata kelola industri timah juga dinilai berperan penting dalam menciptakan stabilitas operasional.
Sebaliknya, peringkat berpotensi diturunkan apabila perusahaan mencatatkan kenaikan utang yang signifikan tanpa diimbangi perbaikan kinerja bisnis. Tekanan terhadap peringkat juga dapat terjadi apabila fluktuasi harga timah global melemahkan pendapatan dan laba perseroan.
Corporate Secretary PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan, mengatakan bahwa manajemen mengapresiasi penilaian yang diberikan Pefindo dan menjadikannya sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan.
“PT Timah Tbk terus berkomitmen memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional, sekaligus menjaga kinerja dan profil keuangan yang sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, perusahaan terus meningkatkan koordinasi dan pengawasan bersama para pemangku kepentingan guna menghadapi berbagai tantangan industri, termasuk penanganan penambangan ilegal.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan operasi yang efisien, bertanggung jawab, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan masyarakat,” tutupnya.















